Doa Meluluhkan Hati Seseorang dalam Ajaran Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Doa meluluhkan hati seseorang bisa dipanjatkan kepada Allah Swt. untuk melembutkan hati seseorang. Umat muslim dianjurkan untuk selalu berdoa ketika akan atau selesai melakukan sesuatu. Doa juga bisa dipanjatkan ketika membutuhkan pertolongan Allah Swt.
Doa bisa dipanjatkan kapan saja. Namun, ada waktu-waktu tertentu yang mustajab untuk berdoa yang wajib diketahui.
Doa Meluluhkan Hati Seseorang dan Artinya
Mengutip dari Keutamaan Doa dan Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera, al Mahfani (2006:30), doa adalah media komunikasi antara seorang hamba dengan Allah Swt. untuk memohon dan meminta hajat hidup di dunia atau akhirat, mengeluh, atau memohon perlindungan.
Dalam menjalani kehidupan, manusia akan berinteraksi dengan banyak manusia lainnya. Hubungan sosial ini tidak selalu berjalan dengan baik. Terkadang, ada seseorang yang hatinya perlu dilembutkan.
Berikut adalah doa meluluhkan hati seseorang dan artinya dalam ajaran Islam.
Allahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika.
Allahumma sakhirli ... (nama orang dimaksud, contohnya fulan bin fulan)... kama sakhkhorta firauna li musa.
Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda.
Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadika. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Perkasa lagi Maha Besar, dan aku adalah hamba-Mu yang lemah dan hina, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Mu.
Ya Allah tundukkan (nama orang dimaksud, contohnya fulan bin fulan) kepadaku sebagaimana Engkau tundukkan Firaun kepada Musa, dan lembutkan hatinya untukku sebagaimana Engkau melembutkan besi pada Daud.
Karena dia tidak berbicara kecuali dengan izin-Mu, ubun-ubunnya ada di tangan-Mu, dan hatinya ada di tangan-Mu.
Waktu Mustajab untuk Berdoa
Ada waktu-waktu tertentu yang mustajab untuk berdoa. Berikut beberapa di antaranya.
1. Di Antara Azan dan Ikamah
Salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah di antara azan dan ikamah. Rasulullah saw. bersabda.
"Doa antara azan dan ikamah tidak ditolak, maka berdoalah kamu." (HR Ahmad)
2. Setelah Salat Fardu
Waktu mustajab untuk berdoa selanjutnya adalah setelah selesai salat fardu. Dari Abu Umamah, ia berkata, "Rasulullah ditanya, “Ya Rasulullah, doa manakah yang akan didengar (oleh Allah)?”. Beliau menjawab, “Ketika tengah malam terakhir dan setiap selesai salat yang wajib.”" (HR Tirmidzi)
Baca juga: Doa untuk Orang yang Ingin Menikah Agar Lekas Bertemu Jodoh
Demikian doa meluluhkan hati seseorang beserta artinya dan waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Semoga bermanfaat. (KRIS)
