News
·
17 Maret 2021 9:05

Doa Setelah Adzan, Waktu Mustajab untuk Meminta Pada Allah SWT

Konten ini diproduksi oleh Berita Terkini
Doa Setelah Adzan, Waktu Mustajab untuk Meminta Pada Allah SWT (61781)
Ilustrasi Doa Setelah Adzan. Sumber: Pixabay.com
Doa setelah adzan dapat dibaca sebelum iqomah. Jika lantunan adzan sudah berkumandang itu artinya ibadah salat bagi umat muslim telah tiba.
ADVERTISEMENT
Membaca doa setelah sekaligus berdoa kepada Allah SWT diantara adzan dan iqamah merupakan salah satu waktu mustajab terkabulnya doa-doa.
Dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara adzan dan iqomah, maka berdoalah (kala itu).” (HR. Ahmad, shahih)

Doa Setelah Adzan Latin Beserta Artinya

Perlu diketahui, adzan yang dikumandangkan oleh seorang muadzin juga dapat ditirukan oleh orang yang mendengarkannya. Terkecuali pada lafal hayya ‘alas-shalah dan hayya ‘alalfalah, saat itu pendengar adzan mengucapkan lahaula walaquwata illabillah.
Selesai mengumandangkan adzan sunnah hukumnya bagi muadzin untuk membaca doa setelah adzan. Ditambah lagi membaca sholawat nabi kepada Rasulullah dengan suara pelan. Berikut doa setalah adzan sesuai dengan ajaran Islam,

"Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz."

ADVERTISEMENT
Artinya: "Yaa Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karuniaMu kepada Nabi Muhammad kedudukan dan keutamaan (paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji yang telah engkau janjikan".
Berbeda dengan adzan subuh yang dikumandangkan dengan lafal Ashsalatu khairum minan naum yang artinya, "sholat lebih baik daripada tidur." Maka doa setelah adzan subuh yang dibaca juga berbeda. Berikut bacaannya,

“Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du'aaika faghfir lii.”

Artinya: "Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siangMu, dan perginya malamMu, dan terdengarnya doa-doa untukMu, maka ampunilah aku".
Menariknya lagi, tidak hanya berdoa dengan Bahasa Arab, doa antara adzan dan iqamah dapat dimunajatkan dalam bahasa sehari-hari, mengingat waktu tersebut adalah waktu mustajab untuk berdoa. Semoga bermanfaat, aamiin. (AA)
ADVERTISEMENT