Konten dari Pengguna

Doa Setelah Sholat Jenazah dan Rukun Sholat Jenazah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Setelah Sholat Jenazah. Sumber: Halodoc.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Setelah Sholat Jenazah. Sumber: Halodoc.com

Doa setelah Sholat Jenazah merupakan doa yang perlu untuk diketahui oleh umat muslim. Mengapa demikian? Sebab menyalati jenazah adalah hal wajib yang harus dilakukan oleh orang yang hidup terhadap orang yang telah mati (jenazah). Oleh karena itu, mari kita pelajari rukun dari Sholat Jenazah serta doa setelahnya.

Rukun Sholat Jenazah

Berbeda dengan rukun sholat lainnya, Sholat Jenazah hanya memiliki delapan rukun. Berikut adalah Rukun Sholat Jenazah berdasarkan ajaran Islam.

1. Membaca niat.

2. Berdiri bagi yang mampu.

3. Melakukan empat kali takbir.

4. Mengangkat tangan pada takbir pertama.

5. Membaca Surat Al Fatihah.

6. Membaca Sholawat Nabi.

7. Membaca doa untuk jenazah.

8. Salam.

Yups! Anda benar, tidak ada rukuk, iktidal, atau pun sujud. Seluruh rangkaian Sholat Jenazah dilakukan secara berdiri. Adapun niat dari Sholat Jenazah, yaitu:

اُصَلِّى عَلَى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushollii ‘alaa haadzal mayyiti arba’a takbirootin fardhol kifaayati ma’muuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat sholat atas mayit ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.

Doa Setelah Sholat Jenazah

Selain membaca doa ketika sholat, beberapa sumber juga mengatakan bahwa orang-orang yang menyalati jenazah bisa membaca doa ketika sholat telah selesai. Adapun bacaan doa setelah Sholat Jenazah, yaitu:

اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا وَذَكَرِنَا وَاُنْثَانَا وَصَغِيرنَا وَكَبِيرنَا

اَللَّهُمَّ مَنْ اَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَاَحْيهِ عَلَى اْلاِسْلاَمِ وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى اْلايمَانِ وَخُصَّ هذَا الْمَيَّتَ بِالرَّوْحِ وَالرَّاحَةِ وَالْمَغْفِرَةِ وَالرِّضْوَانِ

اَللّهُمَّ اِنْ كَانَ مُحْسِنًا فَزِدْ فِى اِحْسَانِه وَاِنْ كَانَ مُسيئًا فَتَجاوَزْ عَنْهُ وَلَقِّهِ اْلاَمْنَ وَالْبُشْرى وَالْكَرَامَةَ وَالزُّلْفى بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمينَ

Allahummaghfirli hayyina wa mayyitina wa shahidina wa ghaibina wa dhakarina wa unthana wa saghirina wa kabirina. Allahumma, man ahyaytahu minna fa ahyihi alal islam wa man tawaffaytahu minna fa tawaffahu alal iman wa khussa hadhal mayyita birrawhi warrahati wal maghfirati warridwan. Allahumma in kana muhsinan fazid fi ihsanihi wa in kana musian fatajawaz anhu wa laqqihil amna wal bushra wal karamata wazzulfa birahmatika ya arhamarrahimin.

Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan kita, ya! Teruslah belajar agama sepanjang hidup agar baik pengetahuan dan amalan kita. (AG)

Baca juga: Tata Cara Sholat Jenazah Laki-Laki dan Urutan Pelaksanaannya