Konten dari Pengguna

Doa Terhindar dari Ain dalam Arab, Latin dan Artinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Doa Terhindar dari Ain  Sumber Unsplash/Kalea Jerielle
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Doa Terhindar dari Ain Sumber Unsplash/Kalea Jerielle

Media sosial sering dikaitkan dengan penyakit ain. Untuk mencegahnya, terdapat doa terhindar dari ain yang bisa dibaca oleh umat muslim.

Ain berasal dari Bahasa Arab, yang artinya penglihatan (mata) atau pandangan (nadhrah). Ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata seorang yang hasad (dengki, iri).

Doa Terhindar dari Ain dalam Islam

Ilustrasi Doa Terhindar dari Ain Sumber Unsplash/Pro Church Media

Orang yang dengan matanya menyebabkan penyakit pada orang lain disebut dengan ain. Dikutip dari buku Ruqyah Online Solusi Di Tengah Pandemi, Ahmad Ahid (2020:66), berikut adalah doa terhindar dari ain.

أَعْوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍِ

Auudzu bikalimatillahit taammati min kulli syaithaanin wa haammatin wa min kulli 'ainin laammatin.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang berbisa dan setiap 'ain (pandangan mata) yang jahat".

Dalil Hadis Penyakit Ain

Ilustrasi Doa Terhindar dari Ain Sumber Unsplash/Aditya Wardhana

Penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata yang jahat adalah benar dan nyata terjadi. Ain sangat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Sebagaimana sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra, berikut ini.

العينُ حَقٌّ وَلَوْ كَانَ شَيْءٌ سَابَقَ القَدَرَ سَبَقَتْهُ العَيْنُ

Artinya: "Ain itu nyata, seandainya ada sesuatu yang dapat mendahului takdir, maka ainlah yang dapat mendahuluinya".

Rasulullah saw juga bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah ra.

أَكْثَرُ مَنْ يَمُوتُ مِنْ أُمَّتِي بَعْدَ قَضَاءِ اللَّهِ وَقَدَرِهِ بِالْأَنْفُسِ

Artinya: "Kebanyakan orang yang meninggal dari umatku setelah keputusan Allah dan takdirnya, adalah disebabkan oleh ain".

Penyebab ain adalah penyakit hasad yang menjangkit jiwa manusia, maka setiap pandangan kebencian, kedengkian dan iri terhadap kenikmatan orang lain akan berdampak negatif bagi orang tersebut.

Seseorang yang sudah terkena ain akan merasakan sakit secara tiba-tiba, tanpa sebab dhahir yang mendahuluinya. Penyakit ain ini tergolong penyakit yang sulit disembuhkan, sebelum aain (orang yang memiliki ain) ikhlas mencabut ainnya.

Ain juga dapat terjadi dari pandangan kekaguman terhadap keindahan fisik seseorang, makhluk hidup lain atau benda mati. Namun karena berasal dari jiwa yang hasad, maka ain pun akan menjadi ancaman bagi keselamatan objek pandangannya.

Cara Mencegah Penyakit Ain

Mengutip buku 345 Sunnah Nabi Sehari-Hari karya Raghib As-Sirjani, Rasulullah SAW memiliki cara khusus untuk menghindari dan menyembuhkan penyakit 'ain. Caranya adalah dengan membaca surat Al-Mu'awwidzatain, yaitu surat Al-Falaq dan An-Nas, setiap malam sebelum tidur, disertai dengan membaca surat Al-Ikhlas.

Aisyah ra. juga meriwayatkan bahwa sebelum tidur, Rasulullah SAW biasa meniupkan kedua telapak tangannya setelah membaca Qul Huwa Allahu Ahad dan surat Al-Mu'awwidzatain tersebut, lalu mengusapkan tangannya ke wajah dan seluruh tubuh yang dapat dijangkau.

Baca juga: Pengertian, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Ain dalam Islam

Doa terhindar dari ain dapat dibaca sebagai perlindungan dari penyakit hasad. Seseorang dengan hasad tidak akan pernah merasakan bahagia sebelum orang lain menderita. (DK)