Doa Zakat Fitrah untuk Keluarga dan Diri Sendiri

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zakat adalah salah satu dari lima rukun Islam sehingga zakat wajib dibayar bagi mereka yang mampu. Sebelum membayar zakat fitrah, ada doa atau niat yang harus dibaca. Bagaimana bacaan doa zakat fitrah untuk keluarga dan diri sendiri?
Selain mengetahui bacaan doanya, kalian juga harus memahami apa itu zakat fitrah. Simak penjelasannya berikut ini.
Pengertian dan Doa Zakat Fitrah untuk Keluarga dan Diri Sendiri
Dikutip dari Fikih Zakat, Sedekah, dan Wakaf oleh Barkah, dkk (2020:53-54), secara etimologi, zakat fitrah adalah zakat yang sebab diwajibkannya adalah futur (berbuka puasa) pada bulan Ramadan.
Zakat fitrah secara terminologi berarti zakat yang dikeluarkan berdasarkan dari jumlah atau anggota keluarga, perempuan dan laki-laki, kecil maupun dewasa wajib mengeluarkan zakat fitrah pada bulan Ramadan.
Zakat fitrah berbeda dengan zakat yang lain, karena zakat fitrah adalah zakat individu dan zakat lain adalah zakat pada harta. Bagaimana bacaan doa zakat fitrah untuk keluarga dan diri sendiri? Berikut ini adalah bacaan doanya:
1. Doa Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhun syar’an fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.”
2. Doa Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.”
Waktu Membayar Zakat Fitrah
Terdapat waktu untuk membayar zakat fitrah sebagai berikut:
Waktu yang diperbolehkan: dari awal Ramadan sampai penghabisan Ramadan.
Waktu wajib: sejak mulai terbenam matahari penghabisan Ramadan
Waktu yang disunnahkan: sesudah salat subuh
Waktu makruh: sesudah salat Idul Fitri, tetapi sebelum matahari terbenam di hari itu.
Waktu haram: sesudah matahari terbenam di hari Idul Fitri.
Bagaimana dengan orang yang berhak menerima zakat fitrah?
Mereka yang berhak menerima zakat fitrah sudah ditentukan oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS At-Taubah:60)
Baca juga: Arti Gharim sebagai Golongan Penerima Zakat Fitrah
Demikian penjelasan tentang doa zakat fitrah untuk keluarga dan diri sendiri, waktu membayar zakat fitrah, dan golongan yang berhak menerima zakat fitrah. Semoga bisa menambah wawasan. (KRIS)
