Konten dari Pengguna

Dua Jenis Gerhana Bulan dan Prosesnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dua jenis gerhana bulan, sumber foto: unsplash.com/Sanni Sahil
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dua jenis gerhana bulan, sumber foto: unsplash.com/Sanni Sahil

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena alam yang melibatkan bumi, bulan, dan juga matahari. Sebenarnya ada beberapa jenis gerhana bulan, akan tetapi jika dikelompokkan secara umum, ada dua jenis gerhana bulan.

Dua jenis gerhana bulan tersebut adalah gerhana bulan sebagian dan juga gerhana bulan total. Jenis gerhana bulan sendiri dipengaruhi oleh posisi dari bumi, bulan, dan matahari.

Dua Jenis Gerhana Bulan dan Prosesnya untuk Menambah Pengetahuan

Ilustrasi dua jenis gerhana bulan, sumber foto: unsplash.com/NASA

Dikutip dari buku Bidikan Jitu US SD 2015 karya Tim Tentor Jitu, (2015) dijelaskan bahwa gerhana bulan adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari yang menuju ke bulan oleh bayangan bumi.

Gerhana bulan terjadi jika posisi matahari, bumi, dan bulan dalam satu garis lurus. Ada dua jenis gerhana bulan yaitu gerhana bulan total dan gerhana bulan sebagian.

Gerhana bulan total terjadi ketika seluruh permukaan bulan masuk ke dalam bayangan bumi yang disebut umbra. Pada saat ini, bulan tampak berwarna merah gelap karena cahaya matahari yang masih bisa mencapai bulan disebarkan oleh atmosfer bumi.

Gerhana bulan total bisa berlangsung selama beberapa jam. Sementara itu gerhana bulan sebagian terjadi ketika hanya sebagian permukaan bulan masuk ke dalam umbra.

Pada saat ini, bulan tampak berwarna abu-abu atau coklat karena cahaya matahari yang masih bisa mencapai bagian lainnya. Gerhana bulan sebagian bisa berlangsung selama beberapa menit atau puluhan menit.

Proses gerhana bulan diawali ketika bulan mulai mulai masuk ke dalam penumbra. Pada tahap ini, perubahan warna dan kecerahan bulan tidak begitu terlihat.

Ketika bulan mulai masuk ke dalam umbra, gerhana bulan semakin nyata. Pada tahap ini, warna dan kecerahan bulan mulai berubah menjadi lebih gelap. Kemudian barulah ketika bulan masuk ke dalam antumbra, gerhana bulan mencapai puncaknya.

Pada tahap ini, warna dan kecerahan bulan menjadi paling gelap. Ketika bulan keluar dari antumbra, gerhana bulan mulai berakhir. Pada tahap ini, warna dan kecerahan bulan kembali menjadi lebih terang.

Gerhana bulan akan benar-benar berakhir ketika bulan keluar dari penumbra. Setelah itu bulan akan kembali normal seperti biasanya.

Baca juga: Penjelasan Anggota Sistem Tata Surya dan Teorinya

Gerhana bulan adalah salah satu fenomena alam yang menarik untuk diamati karena memberikan pemandangan yang indah dan unik. Terdapat dua jenis gerhana bulan yang bisa diamati, yakni gerhana bulan total dan sebagian. (WWN)