Konten dari Pengguna

Fakta tentang Hubungan antara Cahaya dan Kemampuan Mata untuk Melihat Benda

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan mata untuk melihat benda. Foto: Unsplash/Dmitry Ratushny
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan mata untuk melihat benda. Foto: Unsplash/Dmitry Ratushny

Mata merupakan organ tubuh manusia yang berfungsi sebagai indra penglihatan. Namun pernahkah terbayangkan seperti apa fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan mata untuk melihat benda.

Hal ini dikarenakan tidak semua benda bisa dilihat manusia. Terlebih jika dalam keadaan gelap gulita, manusia sama sekali tidak bisa melihat benda.

Fakta Hubungan Cahaya dan Kemampuan Mata untuk Melihat Benda

Ilustrasi fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan mata untuk melihat benda. Foto: Unsplash/Marina Vitale

Mata merupakan indra yang secara konstan menyesuaikan cahaya yang masuk, memusatkan perhatian pada objek yang jauh maupun dekat, serta menghasilkan gambar yang dihantarkan ke otak.

Dikutip dari buku Indra Penglihatan: Mata, Indah Slamet Budiarti (2023), fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan mata untuk melihat benda adalah mata dapat melihat benda memantulkan cahaya yang diterima.

Mata juga akan bekerja sesuai dengan intensitas cahaya yang masuk. Oleh karena itu, ada perbedaan antara mekanisme kerja mata saat kondisi normal, cahaya terang, maupun cahaya redup.

Adapun mekanisme mata melihat benda yakni:

  1. Rangsangan cahaya masuk ke mata dan diterima oleh kornea.

  2. Kornea meneruskan rangsangan cahaya ke iris mata.

  3. Rangsangan cahaya masuk ke iris mata. Iris mata mengatur ukuran pupil mata.

  4. Rangsangan cahaya diteruskan ke pupil mata. Pupil mata menerima rangsangan cahaya. Ukuran pupil mata tidak berubah secara signifikan karena rangsangan cahaya. Pupil meneruskan rangsangan cahaya ke lensa mata

  5. Lensa menerima rangsangan cahaya. Lensa memfokuskan rangsangan cahaya yang telah diterima kemudian membiaskannya agar diterima tepat di retina.

  6. Retina menerima rangsangan cahaya dari lensa. Cahaya diubah menjadi impuls-impuls listrik oleh sel fotoreseptor. Sel fotoreseptor yang bekerja adalah sel kerucut.

  7. Sel kerucut mengandung iodopsin. loopsin adalah protein yang peka terhadap warna merah dan kuning, hijau, serta biru. Cahaya akan dibedakan warnanya dan diproses pada sel kerucut. Retina menyalurkan impuls listrik ke saraf optik.

  8. Saraf optik mengirimkan impuls-impuls sinyal ke otak. Otak akan menginterpretasikan objek yang baru dilihat.

Baca Juga: Proses Perjalanan Cahaya pada Mata hingga Terbentuk Bayangan Benda

Itulah penjelasan dari pertanyaan fakta yang benar tentang hubungan antara cahaya dan kemampuan mata untuk melihat benda adalah bagaimana. Semoga penjelasan di atas dapat menabah wawasan tentang bagaimana cara kerja mata dalam melihat benda.(MZM)