Konten dari Pengguna

Proses Perjalanan Cahaya pada Mata hingga Terbentuk Bayangan Benda

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Proses perjalanan cahaya pada mata hingga terbentuk bayangan benda. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Proses perjalanan cahaya pada mata hingga terbentuk bayangan benda. Sumber: pexels.com

Mata merupakan indera penglihatan yang wajib dijaga kesehatannya agar bisa tetap berfungsi dengan baik. Adapun proses perjalanan cahaya pada mata hingga terbentuk bayangan benda adalah pupil - kornea - iris - lensa mata - bayangan yang ditangkap retina.

Oleh karena itulah, setiap bagian yang ada pada mata harus selalu dijaga. Baru dengan begitu, bayangan benda yang berhasil ditangkap mata bisa terlihat jelas.

Bagaimana Proses Perjalanan Cahaya pada Mata hingga Terbentuk Bayangan Benda?

Proses perjalanan cahaya pada mata hingga terbentuk bayangan benda. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Xplore Ulangan Harian SMP/MTS Kelas 8 oleh Tim Foton Edukasi (2020:233), proses perjalanan pada mata hingga terbentuk bayangan benda adalah sebagai berikut.

  1. Pertama, cahaya akan memantulkan citra objek dan terhantar pada garis lurus menuju mata.

  2. Kemudian, cahaya masuk melalui kornea menuju pupil dan diteruskan ke lensa mata.

  3. Lalu, kornea dan lensa membelokkan atau membiaskan cahaya agar difokuskan ke retina.

  4. Sel fotoreseptor yang ada pada retina akan mengonversikan cahaya menjadi gelombang elektrik.

  5. Setelah itu, gelombang elektrik mengalir melalui saraf optik menuju otak.

  6. Terakhir, otak memproses sinyal-sinyal tersebut hingga akhirnya menjadi sebuah bayangan benda.

Agar lebih mudah dalam memahami proses tersebut, maka wajib mengenali bagian-bagian mata beserta fungsinya. Berikut adalah penjelasan singkatnya.

  1. Sclera, yakni bagian putih pada mata yang berfungsi untuk melindungi bola mata dan menjaga bentuk mata agar tetap stabil.

  2. Pupil, yakni lubang hitam pada bagian tengah mata yang mengatur masuknya cahaya ke mata.

  3. Iris, yakni bagian berwarna dari mata yang mengontrol jumlah cahaya yang melalui pupil.

  4. Kornea, yakni lengkungan transparan yang melindungi iris dan pupil serta berfungsi untuk membelokkan atau membiaskan cahaya agar fokus ke retina.

  5. Lensa mata, yakni lempengan transparan yang berada di belakang iris.

  6. Retina, yakni bagian mata yang mengandung jutaan sel fotoreseptor untuk mengkonversi cahaya menjadi gelombang elektrik.

  7. Macula, yakni bintik kecil dekat dengan bagian tengah retina yang menjadi pusat penglihatan.

  8. Badan bening, yakni gel yang mengisi ruang tengah dari mata dan menjaga bentuk bola mata.

  9. Saraf optik, yakni saraf di belakang mata yang membawa sinyal-sinyal dari retina ke otak.

  10. Konjungtiva, yakni lapisan membran tipis yang memberi perlindungan pada mata dan membantu mata agar tetap lembap.

  11. Beranda depan, yakni cairan bening yang berada di antara iris dan kornea.

Baca Juga: 4 Tanda Penglihatan Anak Bermasalah

Semoga ulasan tentang mata sebagai indera penglihatan di atas bermanfaat, ya. (Anne)