Konten dari Pengguna

Faktor-Faktor yang Mendukung Demokrasi Dijalankan secara Ideal

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Faktor-Faktor yang Mendukung Demokrasi Dijalankan secara Ideal. (Foto: geralt by https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Faktor-Faktor yang Mendukung Demokrasi Dijalankan secara Ideal. (Foto: geralt by https://pixabay.com/id/)

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “demos” yang berarti rakyat dan “kratos” yang berarti kekuasaan. Istilah demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan yang menghendaki kekuasaan oleh rakyat. Bentuk demokrasi di setiap negara berbeda-beda, misalnya demokrasi Indonesia disebut dengan demokrasi Pancasila. Hal tersebut mengacu pada pengakuan resmi dalam UUD 1945 Pasal 1 ayat 2 yang berbunyi “Kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan Undang-Undang Dasar”. Lalu, bagaimana seharusnya demokrasi dijalankan secara ideal?

Baca juga: Meneguhkan Kembali Demokrasi Indonesia Ideal dengan Konsep Twin Toleration

Hal Apa Saja yang Harus Dilakukan agar Demokrasi Dapat Dijalankan dengan Baik?

Ilustrasi Faktor-Faktor yang Mendukung Demokrasi Dijalankan secara Ideal. (Foto: StockSnap by https://pixabay.com/id/)

Secara struktural sistem politik demokrasi secara ideal adalah sistem politik yang memelihara kesimbangan antara konflik dan konsesus. Maksudnya adalah demokrasi memungkinkan perbedaan pendapat, persaingan, dan pertentangan antara individu dengan individu, individu dengan pemerintah, atau individu dengan kelompok.

Dikutip dari buku Kewarganegaraan 1 Menuju Masyarakat Madani SMA Kelas X yang ditulis oleh Chotib, dkk (2007: 130), demokrasi hanya akan mentolerir konflik yang tidak menghancurkan sistem. Demokrasi menyediakan mekanisme dan prosedur yang mengatur konflik. Selain itu, sistem demokrasi pun menyalurkan konflik serta penyelesaiannya dalam bentuk konsensus. Prinsip ini mendasari pembentukan identitas bersama, hubungan kekuasaan, legitimasi, kewenangan, dan hubungan politik ekonomi.

Sebagai bangsa yang berdasarkan pada demokrasi, negara harus mengakomodasi aspirasi atau suara rakyat (khususnya kaum minoritas) karena rakyat memegang kekuasaan atas pemerintah yang dijamin secara konstitusional dalam sistem demokrasi.

Demokrasi memegang prinsip dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

  • Pertama, pemerintah dari rakyat memberikan deskripsi atau gambaran bahwa pemerintah yang memegang kekuasaan dituntut kesadarannya bahwa pemerintah tersebut diperoleh melalui pemilihan dari rakyat bukan dari yang lain misalnya, dari Tuhan.

  • Kedua, pemerintahan oleh rakyat berarti bahwa pemerintahan menjalankan kekuasaan atas nama rakyat bukan atas dorongan diri sendiri dan kekuasaannya.

  • Ketiga, pemerintah untuk rakyat mengandung pengertian bahwa kekuasaan yang diberikan oleh rakyat kepada pemerintah untuk dijalankan demi kepentingan rakyat.

Demikian penjelasan bagaimana seharusnya demokrasi dijalankan secara ideal, apakah kamu sudah paham? Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)