Konten dari Pengguna

Faktor yang Melatarbelakangi Belanda Menerapkan Sistem Tanam Paksa di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Faktor-Faktor Apa Saja yang Melatarbelakangi Belanda Menerapkan Sistem Tanam Paksa di Indonesia. Sumber: Unsplash/Nandhu Kumar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Faktor-Faktor Apa Saja yang Melatarbelakangi Belanda Menerapkan Sistem Tanam Paksa di Indonesia. Sumber: Unsplash/Nandhu Kumar

Sistem tanam paksa pernah diterapkan oleh Belanda di Indonesia. Lalu, faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi Belanda menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia?

Sistem tanam paksa, atau juga dikenal dengan istilah cultuurstelsel, adalah sistem yang mewajibkan penduduk menanam tanaman ekspor. Sistem ini dianggap tidak adil karena upah pembagian hasilnya kurang layak.

Faktor-Faktor Apa Saja yang Melatarbelakangi Belanda Menerapkan Sistem Tanam Paksa di Indonesia?

Ilustrasi Faktor-Faktor Apa Saja yang Melatarbelakangi Belanda Menerapkan Sistem Tanam Paksa di Indonesia. Sumber: Unsplash/Viktor Talashuk

Sistem tanam paksa adalah kewajiban yang diberikan kepada rakyat Indonesia untuk menanam tanaman ekspor yang laku dijual di Eropa.

Adapun ketentuan dari sistem tanam paksa sebagaimana dikutip dari buku Explore Sejarah Indonesia Jilid 2 untuk SMA/MA Kelas XI, Dr. Abdurakhman, S.S., M.Hum, dkk, (19), adalah sebagai berikut.

  • Penduduk menyediakan sebagian dari tanahnya untuk pelaksanaan tanam paksa.

  • Tanah pertanian yang disediakan penduduk untuk pelaksanaan tanam paksa tidak boleh melebihi seperlima dari tanah pertanian yang dimiliki penduduk desa.

  • Waktu dan pekerjaan yang diperlukan untuk menanam tanaman tanam paksa tidak boleh melebihi pekerjaan yang diperlukan untuk menanam padi.

  • Tanah yang disediakan untuk tanaman tanam paksa dibebaskan dari pembayaran pajak tanah.

  • Kegagalan panen yang bukan disebabkan oleh kesalahan rakyat petani akan menjadi tanggungan pemerintah.

Lalu, faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi Belanda menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia? Berikut adalah penjelasannya.

1. Mengatasi Kerugian Perang

Pada masa kejayaan Napoleon Bonaparte, Belanda terlibat peperangan di Eropa yang menghabiskan uang dalam jumlah besar. Selain itu, ada pula perang antara Belanda melawan Belgia pada tahun 1830 yang menyebabkan Belgia memisahkan diri dari Belanda.

Tak berhenti di situ, Belanda juga menghabiskan biaya sebanyak 20 juta gulden untuk menghadapi perang Diponegoro. Jumlah tersebut adalah biaya termahal yang pernah dikeluarkan Belanda untuk perang.

2. Mengisi Kas

Latar belakang penerapan sistem tanam paksa di Indonesia selanjutnya adalah kekosongan kas Belanda dan banyaknya utang yang harus ditanggung. Di samping itu, pemasukan uang dari penanaman kopi juga tidak mencukupi untuk membayar utang.

3. Kegagalan Praktik Liberal

Latar belakang penerapan sistem tanam paksa di Indonesia yang terakhir adalah kegagalan penerapan praktik liberal dalam eksploitasi tanah di Indonesia. Praktik liberal tersebut diupayakan agar Belanda meraup banyak keuntungan. Sayangnya, praktik tersebut gagal diterapkan.

Akhirnya, pihak Belanda memutuskan untuk menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia agar memperoleh keuntungan dalam jumlah besar dan mampu mengisi kekosongan kasnya.

Baca Juga: Pencetus dan Pelaksanaan Sistem Tanam Paksa di Indonesia

Faktor-faktor apa saja yang melatarbelakangi Belanda menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia? Faktornya adalah mengatasi kerugian perang, mengisi kas, dan kegagalan praktik liberal. (glg)