Konten dari Pengguna

Filsuf yang Mengemukakan Manusia adalah Makhluk yang Hidup dalam Masyarakat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat pernyataan ini dikemukakan oleh. Sumber Unsplash Tbel Abuseridze
zoom-in-whitePerbesar
Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat pernyataan ini dikemukakan oleh. Sumber Unsplash Tbel Abuseridze

Dahulu, Yunani mempunyai deretan filsuf yang terkenal akan gagasan-gagasannya tentang kehidupan. Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat, pernyataan ini dikemukakan oleh salah satunya.

Gagasan ini pun menjadi salah satu konsep dasar yang melandasi berbagai ilmu sosial. Salah satunya adalah ilmu sosiologi.

Filsuf yang Mengemukakan Manusia adalah Makhluk yang Hidup dalam Masyarakat dan Maknanya

Ilustrasi Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat pernyataan ini dikemukakan oleh. Sumber Unsplash Mostafa Meraji

Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat pernyataan ini dikemukakan oleh seorang filsuf Yunani ternama, yaitu Aristoteles. Gagasan ini juga dikenal sebagai zoon politicon.

Menurut buku Ilmu Pengetahuan Sosial, Waluyo, dkk (2008: 73), arti zoon politicon adalah manusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat. Manusia selalu berusaha berinteraksi dengan orang lain, sepetri berbicara, berjabat tangan, bercanda, dan lain sebagainya.

Gagasan ini masih digunakan hingga sekarang karena umumnya, manusia selalu membutuhkan orang lain dalam menjalani hidupnya. Tanpa orang lain, manusia akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Manusia pun bisa stres jika tak berhubungan dengan yang lain.

Gagasan ini terus dikembangkan di berbagai ilmu pengetahuan. Misalnya dalam sosiologi, gagasan ini berkembang hingga dapat menentukan jenis-jenis interaksi sosial apa saja yang dilakukan manusia dalam hidup bermasyarakat.

Profil Aristoteles Singkat

Ilustrasi Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat pernyataan ini dikemukakan oleh. Sumber Unsplash Mostafa Meraji

Aristoteles hidup di Yunani dari tahun 384 SM hingga 322 SM. Aristoteles awalnya adalah murid dari seorang filsuf ternama Yunani, yaitu Plato. Namun akhirnya, Aristoteles mempunyai pemikirannya sendiri.

Saat dewasa, Aristoteles mendirikan suatu pusat penelitian dan pendidikan, yakni Lyceum. Di sinilah berbagai gagasan disampaikan hingga berdampak pada pola pemikiran para filsuf maupun ilmuwan lainnya.

Selama hidupnya, Aristoteles telah melahirkan beragam gagasan. Misalnya adalah gagasan tentang komunikasi yang dibagi menjadi tiga unsur, yakni pembicara, pesan, serta pendengar.

Tak hanya terkait ilmu sosial saja, namun juga ilmu sains. Salah satunya adalah merintis klasifikasi spesies biologi. Gagasan-gagasan ini pun menjadi dasar yang terus berkembang hingga sekarang. Itulah mengapa Aristoteles menjadi salah satu filsuf Yunani terkenal.

Baca juga: Fungsi Bahasa Menurut Aristoteles dan Tokoh Lainnya

Manusia adalah makhluk yang dapat hidup dalam masyarakat pernyataan ini dikemukakan oleh Aristoteles. Aristoteles merupakan filsuf Yunani terkenal yang menyampaikan beragam gagasan lintas ilmu. (LOV)