Fungsi dan Isi Informasi yang Ada pada Prasasti

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan isi informasi yang ada pada prasasti! Apa kamu pernah mendengar kata prasasti? Pasti sudah pernah ya. Sebab istilah prasasti banyak disebutkan dalam pelajaran sejarah di sekolah.
Meskipun demikian, masih banyak orang yang awam dengan istilah prasasti. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai pengertian dan fungsi prasasti. Jika kamu penasaran, baca terus artikel di bawah ini!
Baca juga: 5 Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara beserta Lokasinya
Sebutkan Isi Informasi yang Ada pada Prasasti!
Prasasti mungkin sudah sering kamu dengar pada pelajaran matematika. Tetapi apakah kamu tahu apa itu prasasti? Kata prasasti berasal dari bahasa Sansekerta. Pra yang artinya “mendekat” dan sas (ti) yang memiliki arti pengetahuan, pernyataan, dan juga perintah yang ditujukan untuk orang lainnya.
Dalam bahasa Sansekerta, prasasti memiliki arti tulisan sajak atau pujian terhadap raja-raja. Sementara mengutip Buku dengan judul Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Prasasti Palah 1119 S karya Suprapta dan Mahmiya (2021), Bakker (1972:10) mengungkapkan bahwa prasasti adalah suatu putusan resmi yang di dalamnya memuat sajak untuk memuji raja, atas karunia yang diberikan kepada bawahannya, agar hak tersebut sah dan dapat dipertahankan secara yuridis.
Pada sebuah prasasti akan ada beberapa hal yang dapat ditemui. Salah satunya adalah informasi. Isi informasi yang ada pada prasasti memiliki fungsi untuk diteliti oleh sejarawan. Berikut isi informasi pada prasasti.
Nama ibu kota negara
Nama berbagai wilayah dan penataan wilayah
Nama dari bangunan-bangunan suci
Latar keagamaan suatu masyarakat tertentu
Unsur penanggalam sebuah kejadian yang terjadi di masa lalu
Sebenarnya, pada zaman dahulu prasasti memiliki fungsinya tersendiri. Prasasti berfungsi untuk bentuk penghormatan, persemaian, dan bahkan perayaan. Namun, prasasti kebanyakan berisi mengenai sebuah keputusan penetapan desa atau daerah kependudukan.
Prasasti tak hanya berisi informasi-informasi yang sudah disebutkan di atas. Tetapi terdapat prasasti yang isinya sumpah atau bahkan kutukan. Prasasti-prasasti yang berisi kutukan atau sumpah banyak ditemukan pada masa kerajaan Sriwijaya.
Prasasti di Indonesia banyak bermunculan antara abad ke delapan sampai empat belas. Prasasti-prasasti tersebut kebanyakan ditulis menggunakan aksara Jawa Kuno, Sunda Kuno, Sansekerta, aksara Pallawa, hingga Melayu Kuno.
Tetapi pada zaman kerajaan islam di Indonesia, banyak prasasti yang ditulis menggunakan aksara Arab dengan bahasa Melayu Akasara Pegon dan bahasa Arab.
Nah, itulah isi informasi yang ada pada prasasti di Indonesia. Jika ingin mengetahui informasi prasasti secara lengkap, kamu bisa mencari di buku sejarah. Selamat membaca ya! (FAR)
