Fungsi dan Tujuan Hukum Pidana dalam Mengatur Masyarakat

Konten dari Pengguna
27 November 2021 20:15
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Fungsi dan Tujuan Hukum Pidana dalam Mengatur Masyarakat (224422)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hukum Pidana. (Foto: https://pixabay.com/id/)
Hukum memformulasikan hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat dengan disertai berbagai aturan pelaksanaan kewajiban dan melindungi hak seseorang. Hukum pidana merupakan salah satu hukum yang mengatur tatanan masyarakat. Definisi hukum pidana menurut beberapa pakar hukum pada dasarnya bermacam-macam.
ADVERTISEMENT
Namun dikutip dari buku Pengantar Hukum Pidana yang ditulis oleh Suyanto (2018: 2), pengertian hukum pidana berdasarkan kesimpulan beberapa pendapat pakar adalah sekumpulan peraturan yang dibuat oleh negara, yang isinya berupa larangan maupun keharusan sedang bagi pelanggar terhadap larangan dan keharusan tersebut dikenakan sanksi yang dapat dipaksakan oleh negara. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai fungsi dan tujuan hukum pidana.

Fungsi dan Tujuan Hukum Pidana dalam Mengatur Masyarakat

Fungsi dan Tujuan Hukum Pidana dalam Mengatur Masyarakat (224423)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hukum Pidana. (Foto: https://pixabay.com/id/)
Dikutip dari buku Hukum Pidana yang ditulis oleh Didik Endro Purwoleksono (2016: 5), berikut adalah tujuan dan fungsi hukum pidana:
Tujuan hukum pidana:
  • Untuk menakut-nakuti orang jangan sampai melakukan kejahatan, baik yang ditujukan untuk menakut-nakuti orang banyak (generale preventive) dan menakut-nakuti orang tertentu yang sudah menjalankan kejahatan agar di kemudian hari tidak melakukan kejahatan lagi (speciale preventive).
  • Untuk mendidik atau memperbaiki orang-orang yang sudah menandakan suka melakukan kejahatan agar menjadi orang baik tabiatnya sehingga bermanfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
Fungsi hukum pidana:
  • Melindungi kepentingan hukum terhadap perbuatan yang tercela. Hal-hal yang dikategorikan kepentingan hukum adalah nyawa manusia, badan atau tubuh manusia, kehormatan seseorang, kemerdekaan seseorang, serta harta benda.
  • Mengatur kehidupan kemasyarakatan.
Agar lebih paham, berikut adalah contoh kasus pidana di Indonesia untuk dikaji dan dicermati lebih dalam:
  1. Kasus Antasari Azhar yang terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap bos PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen pada 14 Maret 2009.
  2. Pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan kopi sianida di Kafe Olivier, Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Hukum pidana merupakan bagian dari hukum publik yang berisi tentang ketentuan-ketentuan tertentu. Itulah penjelasan mengenai pengertian, fungsi, dan tujuan hukum pidana. Apakah kamu lebih mengerti sekarang? Semoga informasi ini bermanfaat! (CHL)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020