Konten dari Pengguna

Gambaran Kondisi Sosial Masyarakat Andalusia sebelum Kedatangan Bangsa Muslim

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kondisi sosial masyarakat Andalusia sebelum kedatangan bangsa muslim. Sumber: www.pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kondisi sosial masyarakat Andalusia sebelum kedatangan bangsa muslim. Sumber: www.pixabay.com

Nama Andalusia berasal dari nama bahasa Arab "Al Andalus", yang merujuk kepada anggota dari jazirah Iberia yang dahulu berada di bawah pemerintahan Muslim. Sejarah Islam Spanyol bisa ditemukan di pintu masuk al-Andalus. Jelaskan kondisi sosial masyarakat Andalusia sebeum kedatangan bangsa muslim, jawabannya tidak seimbang.

Namun dengan waktu dan proses yang terjadi Andalusi dapat maju dan menjadi daerah yang dikuasai Muslim Umayyah, terdiri dari Spanyol, Portugal dan Prancis selatan sekarang. Istana Alhambra merupakan salah satu bukti peninggalan peradaban Islam di Spanyol yang sangat terkenal.

Kondisi Sosial Masyarakat Andalusia

Ilustrasi kondisi sosial masyarakat Andalusia sebelum kedatangan bangsa muslim. Sumber: www.pixabay.com

Berdasarkan buku"Bangkit dan Runtuhnya Andalusia" yang ditulis oleh Prof. Dr. Raghib As-Sirjani (2013), sangat penting untuk memahami rekam jejak sejarah kekuasaan Islam di Andalusia untuk mengetahui bagaimana Islam bisa berkuasa dan berkembang di daratan Eropa.

Sebelum kedatangan bangsa Muslim, kondisi sosial Andalusia masih berantakan, saat itu terdiri dari berbagai suku bangsa seperti Iberia, Celtiberia, Romawi, dan Yahudi. Mereka hidup dalam keadaan terpecah-belah dan tidak memiliki kesatuan politik yang kuat.

Selain itu, masyarakat Andalusia pada masa itu masih menganut agama pagan dan animisme. Sistem kepercayaan ini dipengaruhi oleh kebudayaan dan kepercayaan bangsa-bangsa sebelumnya yang pernah menguasai wilayah itu. Masyarakat Andalusia pada masa itu juga dikenal sebagai masyarakat yang memiliki kebiasaan merampok, menjarah, dan berperang antara suku bangsa yang berbeda.

Perang saudara dan invasi bangsa asing sering terjadi di daerah ini, sehingga menimbulkan ketidakstabilan dan ketidakpastian di antara masyarakat.

Akibat peristiwa ini, hanya satu keluarga Dinasti Umayyah yang berhasil melarikan diri ke Spanyol, yaitu Abdurrahman ad-Dakhil. Abdurrahman ad-Dakhil merupakan putra Muawiyah bin Hisyam sekaligus cucu Hisyam bin Abdul-Malik, Khalifah Umayyah yang berkuasa di Andalusia di Spanyol.

Dan akhirya pada abad ke-8, Semenanjung Iberia berhasil dikuasai oleh Kekhalifahan Bani Umayyah, yang saat itu dipimpin oleh Walid bin Abdul Malik (705-714). Kekhalifahan Islam mudah menguasai wilayah Andalusia karena Kerajaan Visigoth, yang berada di Toledo, mengalami perpecahan politik.

Setelah dikuasai Islam, Andalusia berada di bawah kepemimpinan gubernur yang diangkat oleh khalifah Dinasti Umayyah. Sementara itu, di pusat pemerintahan Bani Umayyah di Damaskus, Suriah, terjadi gejolak dinasti politik.

Baca Juga: Sejarah Pemerintahan Bani Umayyah Damaskus dan Andalusia

Demikian disampaikan gambaran Kondisi Sosial Masyarakat Andalusia sebelum kedatangan bangsa muslim. (NDA)