Konten dari Pengguna

Hari Kejaksaan Nasional dan Sejarah Pelaksanaannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Kejaksaan Nasional, sumber: unsplash/TingeyInjury
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Kejaksaan Nasional, sumber: unsplash/TingeyInjury

Hari Kejaksaan Nasional atau Hari Bhakti Adhyaksa merupakan salah satu peringatan penting di Indonesia. Momen ini diperingati pada 22 Juli setiap tahunnya. Tujuan dibuatnya peringatan ini adalah untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Kejaksaan Republik Indonesia.

Pada tahun 2024, HUT Kejaksaan Nasional telah mencapai angka 64. Hal ini menandakan bahwa peringatan tersebut telah berjalan selama 63 tahun lamannya. Sebagai masyarakat yang mencintai keadilan, penting sekali mengetahui sejarah Hari Bhakti Adhyaksa tersebut.

Sejarah Hari Kejaksaan Nasional

Ilustrasi Hari Kejaksaan Nasional, sumber: unsplash/TingeyInjury

Sejarah Hari Kejaksaan Nasional dimulai pada 22 Juli 1960. Hal ini berlandaskan pada pembentukan Surat Keputusan Presiden RI No.204/1960. Landasan penetapan Hari Bhakti Adhyaksa lainnya yaitu Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945 dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 2/1945.

Saat awal pembentukan Kejaksaan RI, Gatot Taroenamihardja adalah Jaksa Agung pertama di Indonesia. Seiring berkembangnya zaman, aturan yang terdapat di Kejaksaan RI berubah. Perubahan pertama terjadi pada Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1961 menjadi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991.

Mengutip buku Kewenangan Kejaksanaan Mewakili Pemerintah oleh Muh. Ibnu Fajar, dkk (2020), memasuki era reformasi, UU Kejaksaan RI kembali diganti, yang semula Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1991 diperbaharui menjadi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004.

Sementara itu, Undang-Undang No.16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, Pasal 2 ayat (1) menjelaskan bahwa Kejaksaan R.I adalah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara dalam bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang.

Makna Hari Kejaksaan Nasional

Ilustrasi Hari Kejaksaan Nasional, sumber: unsplash/SebastianPicler

Makna Hari Kejaksaan Nasional adalah untuk memberikan apresiasi atas jasa-jasa yang telah diberikan oleh para insan Adhyaksa dalam menegakkan keadilan. Mereka adalah aggota Kejaksaan Republik Indonesia yang memiliki andil besar dalam memberantas ketimpangan hukum di negeri ini.

Selain itu, jaksa juga bertugas untuk membantu menjaga ketertiban umum bagi seluruh masyarakat. Tugas yang tidak mudah ini layak untuk diapresiasi melalui pelaksanaan Hari Bhakti Adhyaksa.

Baca juga: 3 Lembaga Penegak Hukum yang Ada di Indonesia dan Perannya Masing-Masing

Makna dan sejarah Hari Kejaksaan Nasional yang dijelaskan di atas menggambarkan pentingnya peran jaksa di bidang hukum. Dengan begitu, keadilan bisa lebih ditegakkan di Indonesia. (DLA)