Hibah Haram: Kondisi di mana Hibah Berubah Menjadi Haram dalam Agama Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hibah merupakan hadiah yang diberikan kepada orang lain secara sukarela. Dalam agama Islam, terdapat kondisi di mana hibah berubah menjadi haram.
Hukum hibah dapat berubah menjadi haram jika barang yang diberikan adalah haram. Hukum hibah tersebut wajib dipahami oleh umat Muslim agar tidak salah pada saat memberi atau menerima hibah.
Mengenal Hibah dalam Islam
Istilah hibah mungkin sudah tidak asing lagi didengar. Jika dilihat dari bahasanya, hibah berasal dari kata wahaba yang memiliki arti lewat satu tangan ke tangan yang lain.
Dikutip dari buku Strategi Perlindungan Anak Melalui Hibah Menurut Hukum Adat Batak dan hukum Islam, Harahap, et al (2022), hibah adalah pemberian yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak lain yang dilakukan ketika masih hidup dan pelaksanaan pembagiannya dilakukan pada waktu penghibah masih hidup pula.
Untuk dapat melakukan hibah, maka seseorang harus memenuhi syarat dan rukunnya. Apa saja syarat dan rukun hibah dalam Islam?
1. Syarat
Ada beberapa syarat hibah. Berikut di antaranya.
Penghibah harus memiliki benda atau barang yang dihibahkan secara sah
Hibah dilakukan oleh penghibah yang telah aqil-baligh
Terdapat ijab dan kabul dalam pelaksanaan hibah
2. Rukun Hibah
Rukun hibah yang paling utama adalah ijab kabul berikut rukun dalam hibah.
Orang yang memberikan hibah atau wahib harus merupakan pemilik sah dari barang yang akan dihibahkan. Wahib juga harus menghadiri prosesi hibah dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta cakap dalam melakukan transaksi.
Penerima hibah merupakan perseorangan atau badan hukum yang layak untuk menerima suatu hibah.
Harta maupun barang yang akan dihibahkan dapat berupa apapun asal tidak melanggar syariat Islam.
Hibah dapat terjadi dengan ijab kabul.
Penjelasan Kondisi di mana Hibah Berubah Menjadi Haram
Terdapat beberapa jenis hibah antara lain adalah hibah wajib, hibah haram, dan hibah makruh. Kondisi di mana hibah berubah menjadi haram apabila barang yang diberikan adalah haram.
Contohnya adalah minuman keras dan lain sebagainya. Selain itu, hibah dapat menjadi haram jika diminta kembali. Kecuali adalah hibah yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Sementara akan berubah menjadi makruh jika pemberian hibah menghibahkan sesuatu dengan imbalan yang berimbang atau lebih.
Baca juga: Contoh Soal Menghitung Warisan Berdasarkan Hukum Waris Islam
Jadi hibah haram adalah kondisi di mana hibah berubah menjadi haram. Semoga penjelasan tadi dapat menambah wawasan seputar agama Islam khususnya mengenai hibah. (FAR)
