Konten dari Pengguna

Hikmah Ketentuan Waris dalam Islam beserta Dalil yang Membahasnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hikmah Ketentuan Waris dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Towfiqu barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hikmah Ketentuan Waris dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Towfiqu barbhuiya

Hikmah ketentuan waris dalam Islam patut diketahui. Salah satu hikmah yang dapat diperoleh adalah menghindari persengketaan.

Selain menghindari adanya konflik dan sengketa, perwujudan pembagian harta warisan secara adil juga dapat dicapai dengan cara mengikuti ketentuan pembagian harta waris sesuai dengan sunnah Nabi.

Mengetahui Hikmah Ketentuan Waris dalam Islam

Ilustrasi Hikmah Ketentuan Waris dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Alexander Grey

Dalam Islam, pembagian harta waris dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah berlaku. Dikutip dari buku berjudul Hukum Waris Islam: Cara Mudah & Praktis Memahami, Aulia Muthiah, S.H.I., M.H., ‎Novy Sri Pratiwi Hardani, S.H.,Kn (2015: 46) pembagian harta warisan dalam Islam dilakukan dengan cara menetapkan bagian ahli waris sesuai dengan hukum pembagian waris.

Dalam hukum pembagian harta warisan yang berlaku dalam Islam, perlu ditentukan siapa saja ahli waris yang berhak mendapat warisan dan juga menentukan bagian dari ahli waris.

Setelah mendapat para ahli waris, maka yang harus diperhatikan adalah syarat seseorang untuk menjadi ahli waris. Sebagai contoh, seorang cucu tidak akan menjadi ahli waris jika masih ada anak, atau pemahjub waris.

Adanya pembagian harta waris yang dilakukan sesuai ketentuan memberikan hikmah yang bermanfaat. Hikmah ketentuan waris dalam Islam adalah membagi harta warisan secara adil.

Mengutip buku Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti, Marlina Hidayanti Ansanoor (2022), hikmah ketentuan waris dalam Islam bagi kehidupan umat muslim antara lain:

  • Membantu menghindarkan adanya persengketaan yang terjadi dalam keluarga yang timbul karena masalah pembagian harta warisan.

  • Membantu agar umat muslim terhindar dari timbulnya fitnah karena salah satu penyebab timbulnya fitnah adalah pembagian harta warisan yang tidak benar.

  • Membantu mewujudkan atau menciptakan keadilan dalam masyarakat.

  • Memperhatikan orang-orang yang terkena musibah karena ditinggalkan anggota keluarganya.

  • Menjunjung tinggi hukum Allah Swt. dan sunnah Rasulullah saw.

Dalil tentang Ketentuan Pembagian Harta Waris

Ilustrasi Hikmah Ketentuan Waris dalam Islam. Foto: dok. Unsplash/Jp Valery

Ketentuan pembagian harta waris dibahas dalam beberapa ayat Alquran. Salah satu dalil yang menjelaskan ketentuan pembagian harta waris tertuang dalam ayat berikut ini:

يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ اللَّهُ يُفْتِيكُمْ فِي الْكَلَالَةِ ۚ إِنِ امْرُؤٌ هَلَكَ لَيْسَ لَهُ وَلَدٌ وَلَهُ أُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَ ۚ وَهُوَ يَرِثُهَا إِنْ لَمْ يَكُنْ لَهَا وَلَدٌ ۚ فَإِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثَانِ مِمَّا تَرَكَ ۚ وَإِنْ كَانُوا إِخْوَةً رِجَالًا وَنِسَاءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْأُنْثَيَيْنِ ۗ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ أَنْ تَضِلُّوا ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Artinya: “Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sebanyak bagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An Nisa: 176)

Baca juga: Contoh Soal Menghitung Warisan Berdasarkan Hukum Waris Islam

Sekian pembahasan mengenai hikmah ketentuan waris dalam Islam adalah membagi harta warisan secara adil dan menghindari adanya sengketa antar ahli waris. Dengan wawasan ini, umat muslim dapat menambah pengetahuan yang penting untuk diketahui. (DAP)