Konten dari Pengguna

Holoenzim: Enzim Lengkap yang Terdiri dari Komponen Protein dan Non Protein

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keseluruhan Enzim Lengkap yang Terdiri dari Komponen Protein dan Komponen Non Protein Disebut Holoenzim. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/CrowN
zoom-in-whitePerbesar
Keseluruhan Enzim Lengkap yang Terdiri dari Komponen Protein dan Komponen Non Protein Disebut Holoenzim. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/CrowN

Enzim merupakan salah satu bagian dari tubuh manusia yang sangat penting, terutama dalam proses metabolisme tubuh. Keseluruhan enzim lengkap yang terdiri dari komponen protein dan komponen non protein disebut holoenzim.

Agar bisa memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan holoenzim, maka langkah pertama adalah memahami apa yang dimaksud dengan enzim. Pemahaman ini bisa dimulai dengan melihat pengertian dan fungsi dari enzim.

Keseluruhan Enzim Lengkap yang Terdiri dari Komponen Protein dan Komponen Non Protein Disebut Holoenzim, Ini Penjelasan Lengkapnya

Keseluruhan Enzim Lengkap yang Terdiri dari Komponen Protein dan Komponen Non Protein Disebut Holoenzim. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Glsun Mall

Dikutip dari buku Pengantar Kimia Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran, Damin Sumardjo, (2008), enzim adalah suatu kelompok protein yang menjalankan dan mengatur perubahan-perubahan kimia dalam sistem biologi.

Bagi manusia enzim sangat penting karena bisa membantu untuk menbangun otot, menghancurkan racun, dan yang paling penting adalah memecah partikel makanan selama proses pencernaan.

Enzim diproduksi secara alami di dalam tubuh manusia. Ada berbagai jenis enzim yang memiliki peran masing-masing. Namun, keseluruhan enzim lengkap yang terdiri dari komponen protein dan non protein disebut holoenzim.

Istilah holoenzim merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani yang artinya adalah keseluruhan atau lengkap. Lebih spesifik lagi holoenzim bisa diartikan sebagai enzim komplek yang telah terikat dengan kofaktornya sehingga mampu menjalankan fungsi katalitiknya secara optimal.

Jika tidak ada kofaktor maka pada umumnya tidak akan berfungsi dengan baik atau bahkan sama sekali tidak aktif. Berikut ini adalah komponen dari holoenzim yang wajib diketahui:

1. Apoenzim

Apoenzim merupakan bagian protein dari enzim yang berfungsi untuk tulang punggung struktural. Komponen ini memiliki beberapa karakteristik penting seperti tersusun atas rantai asam amino hingga memiliki sifat yang termolabil.

2. Kofaktor

Komponen kedua adalah kofaktor yang mana ini merupakan komponen yang diperlukan oleh beberapa enzim untuk menjadi aktif. Contoh kofaktor meliputi NAD+ (Nikotinamida Adenina Dinukleotida), FAD (Flavin Adenina Dinukleotida), koenzim A, dan berbagai vitamin B.

Contoh dari holoenzim adalah karbonat anhidrase yang mana terdiri dari apoenzim dan ion seng (Zn2+) sebagai kofaktor. Berfungsi dalam keseimbangan asam-basa.

Ada juga DNA Polimerase yang terdiri dari beberapa subunit protein dan memerlukan ion Mg2+ sebagai kofaktor. Berfungsi dalam replikasi DNA dengan menambahkan nukleotida ke ujung 3' rantai DNA yang sedang tumbuh.

Baca juga: Mengenal Macam-Macam Enzim dalam Lambung

Jadi kesimpulannya keseluruhan enzim lengkap yang terdiri dari komponen protein dan komponen non protein disebut holoenzim. (WWN)