Konten dari Pengguna

Hukum Bacaan pada Ayat Aroaitalladzi Yukadzibu Biddin dan Cara Membacanya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hukum Bacaan pada Ayat “Aroaitalladzi Yukadzibu Biddin”. Foto: dok. Masjid Pogung Dalangan (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hukum Bacaan pada Ayat “Aroaitalladzi Yukadzibu Biddin”. Foto: dok. Masjid Pogung Dalangan (Unsplash.com)

Saat membaca Alquran, kita perlu memperhatikan hukum bacaan yang berlaku di tiap ayat yang kita baca. Hal ini dapat dipelajari dengan mengetahui hukum bacaan pada surat pendek, salah satunya surat al maun. Kita dapat memulainya dengan mengetahui hukum bacaan pada ayat pertama. “Aroaitalladzi yukadzibu biddin” hukum bacaan pada ayat tersebut adalah mad layyin, alif lam syarmsyiah dan mad aridlisukun. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga: Hukum Bacaan dalam Lafaz Faidzaa Humbissaahirah

Hukum Bacaan pada Ayat “Aroaitalladzi Yukadzibu Biddin” dan Cara Membacanya

Alquran merupakan kitab suci sekaligus pedoman yang digunakan umat Islam dalam menjalani kehidupan. Hal ini membuat umat Islam perlu mempelajari dan mengkaji Alquran sebaik mungkin. Salah satu caranya adalah dengan membaca Alquran. Amalan membaca Alquran merupakan salah satu amalan sunnah berpahala yang dianjurkan bagi umat Islam.

Dalam membaca Alquran, kita diwajibkan untuk membacanya sesuai dengan pelafalan dan hukum bacaan yang berlaku. Hukum bacaan Alquran yang juga dikenal sebagai hukum tajwid merupakan hukum bacaan yang perlu diterapkan dalam membaca Alquran. Pembahasan mengenai definisi ilmu tajwid dipaparkan dalam buku Belajar Cepat Ilmu Tajwid, Mudah & Praktis yang disusun oleh Ust. Khalillurrahman El-Mahfani (2014:1).

Ilustrasi Hukum Bacaan pada Ayat “Aroaitalladzi Yukadzibu Biddin”. Foto: dok. Wizdan Zacky Fauzan (Unsplash.com)

Dikutip dari buku tersebut bahwa Ilmu Tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca Alquran dengan baik dan benar sehingga bacaan yang dibaca akan memiliki makna yang sempurna. Hukum mempelajari ilmu tajwid ini adalah Fardhu Kifayah, namun menerapkan ilmu tajwid dalam membaca Alquran adalah Fardhu Ain. Perintah membaca Alquran sesuai dengan hukum bacaannya dibahas dalam Alquran, salah satunya adalah surat Al Muzzammil yang berbunyi:

وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلا

Artinya: “dan bacalah Al Qur’an dengan tartil” (QS. Al Muzammil: 4).

Sebagai pemula, kita dapat mempelajari hukum tajwid dengan mengenal hukum bacaan dalam surat pendek. Sebagai permulaan, kita dapat mengetahui hukum bacaan surat Al Maun ayat pertama yang berbunyi:

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ

Aroaitalladzi yukadzibu biddin

Artinya: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

Ilustrasi Hukum Bacaan pada Ayat “Aroaitalladzi Yukadzibu Biddin”. Foto: dok. T Foz (Unsplash.com)

Hukum bacaan pada kalimat aroaitalladzi yukadzibu biddin adalah mad layyin, alif lam syarmsyiah dan mad aridlisukun. Berikut ini penjelasannya beserta cara membacanya:

  • Pada رَءَيْتَ terdapat hukum bacaan ra tafkhim. Cara membacanya dengan membaca huruf ra secara tebal.

  • Pada الَّذِيْ terdapat hukum tajwid alif lam syamsyiah, karena alif lam diberi tasydid dan mad asli karena dzal kasroh bertemu dengan huruf ya yang diwaqofkan. Cara membacanya huruf lam dibaca masukkan ke dalam huruf selanjutnya yaitu dzal.

  • Pada بِالدِّيْنِۗ terdapat hukum tajwid yaitu mad 'aridlisukun karena mad asli bertemu dengan huruf nun sebelum waqaf. Cara membacanya boleh dibaca 1 alif (2 harakat), 2 alif (4 harakat) atau 3 alif (6 harakat).

Itu dia pembahasan mengenai hukum bacaan pada ayat aroaitalladzi yukadzibu biddin yang dapat Anda jadikan sebagai pengetahuan tambahan dalam mempelajari ilmu tajwid. Semoga bermanfaat. (DAP)