Konten dari Pengguna

Hukum Cukur Rambut di Bulan Puasa dan Hal yang Membatalkan Puasa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Hukum Cukur Rambut di Bulan Puasa. Sumber: Unsplash/John Karlo Mendoza
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Hukum Cukur Rambut di Bulan Puasa. Sumber: Unsplash/John Karlo Mendoza

Puasa adalah salah satu bentuk ibadah umat Islam. Terdapat ketentuan untuk berpuasa yang wajib dipahami. Salah satu yang sering dipertanyakan oleh umat muslim adalah tentang hukum cukur rambut di bulan puasa.

Bulan puasa atau bulan Ramadan adalah bulan yang istimewa. Hanya di bulan ini saja puasa Ramadan bisa dijalankan. Agar puasa diterima oleh Allah Swt, hal-hal yang membatalkan puasa perlu diketahui.

Memahami Hukum Cukur Rambut di Bulan Puasa

Ilustrasi untuk Hukum Cukur Rambut di Bulan Puasa. Sumber: Unsplash/Markus Winkler

Dikutip dari Fikih Puasa, Siregar (2021:2), puasa secara istilah adalah menahan diri dari perkara-perkara yang membatalkan puasa dengan cara tertentu. Kewajiban tentang berpuasa ada di dalam Al-Qur'an.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang-orang yang bertakwa.” (QS Al-Baqarah ayat 183)

Lantas, bagaimana hukum cukur rambut di bulan puasa? Mencukur rambut tidak termasuk dalam hal yang bisa membatalkan puasa. Sehingga, mencukur rambut di bulan puasa diperbolehkan.

Hal yang Membatalkan Puasa yang Wajib Diketahui

Ilustrasi untuk Hukum Cukur Rambut di Bulan Puasa. Sumber: Unsplash/Helena Lopes

Ketika menjalankan puasa, umat muslim harus berhati-hati agar tidak melakukan hal yang membatalkan puasa. Berikut penjelasan beberapa hal yang bisa membatalkan puasa.

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Salah satu hal yang membatalkan puasa adalah makan dan minum dengan sengaja saat berpuasa. Jika sedang berpuasa kemudian tidak sengaja makan dan minum karena lupa, maka puasanya tidak batal dan bisa dilanjutkan berpuasa.

2. Muntah dengan Sengaja

Hal lain yang membatalkan puasa adalah muntah dengan sengaja. Jika muntah secara tidak sengaja, misalnya mabuk perjalanan atau hamil, maka puasanya tidak batal.

3. Haid atau Nifas

Bagi para wanita yang sedang berpuasa kemudian mengalami haid atau nifas, maka puasanya batal. Mereka yang haid di bulan Ramadan harus mengganti puasanya dengan berpuasa di luar bulan Ramadan.

4. Murtad

Salah satu syarat wajib puasa adalah beragama Islam. Dengan demikian, orang yang murtad atau keluar dari agama Islam saat berpuasa maka puasanya batal.

Baca juga: Hukum Tetes Mata saat Puasa Ramadan

Jadi, hukum cukur rambut di bulan puasa dibolehkan dan tidak membatalkan puasanya. Semoga penjelasannya bisa menambah wawasan. (KRIS)