Konten dari Pengguna

Hukum Mandi saat Puasa Ramadan beserta Dalilnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hukum Mandi saat Puasa Ramadan, sumber: unsplash/ErricLarregui
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hukum Mandi saat Puasa Ramadan, sumber: unsplash/ErricLarregui

Hukum mandi saat puasa Ramadan adalah topik yang masih banyak dipertanyakan oleh umat muslim. Sebab, dikhawatirkan aktivitas tersebut dapat menyebabkan batalnya puasa. Mandi adalah kegiatan yang dilakukan untuk membersihkan diri dan memperoleh kesegaran.

Umumnya, mandi dilakukan dengan menyiramkan air ke atas kepala, apalagi saat cuaca panas. Mengetahui hukum mandi saat menjalankan puasa sangat penting agar dapat terhindar dari dosa.

Hukum Mandi saat Puasa Ramadan

Ilustrasi Hukum Mandi saat Puasa Ramadan, sumber: unsplash/JaredRice

Hukum mandi saat puasa Ramadan merupakan hal yang perlu dipikirkan dua kali sebelum melakukannya. Bila perlu, setiap muslim perlu menelisik dalil tentang melakukan aktivitas tersebut saat berpuasa.

Pada dasarnya, menjaga kebersihan tubuh adalah perintah dalam agama Islam. Bahkan, terdapat mandi-mandi khusus yang disyariatkan, baik yang bersifat wajib atau sunah.

Adapun hukum mandi ketika berpuasa adalah boleh dalam Islam. Dengan catatan, aktivitas tersebut tidak mengakibatkan air masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan tenggorokan.

Menyiram kepala dengan air memang dapat membantu menghilangkan rasa panas atau lelah selama berpuasa. Dengan begitu, maka dapat membuat ibadah menjadi lebih nyaman.

Dalil tentang Mandi saat Puasa Ramadan

Ilustrasi Hukum Mandi saat Puasa Ramadan, sumber: unsplash/RobertoNickson

Anas bin Malik juga pernah mandi dan keramas di siang hari ketika berpuasa. Berdasarkan hadist yang diriwayatkan Bukhari, ia mengatakan sebagai berikut:

"Saya punya kolam air dan saya berendam di dalamnya saat keadaan berpuasa," (H.R. Bukhari).

Abdullah bin Umar juga pernah melakukan kegiatan serupa. Ia meletakkan kain basah di atas kepalanya agar lebih segar di cuaca panas. Hal ini dilakukan saat siang hari ketika bulan Ramadan.

Mengutip buku Kitab Lengkap dan Praktis Fiqh Wanita oleh Abdul Syukur Al Azizi (2017), Rasulullah juga pernah melakukan keramas di siang hari saat merasa tidak nyaman dengan panasnya matahari. Hal ini seperti hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad berikut:

"Sebagian sahabat melihat Nabi Muhammad saw. menyiram air ke kepala beliau karena panas di saat beliau berpuasa," (H.R. Ahmad).

Tips Mandi saat Puasa Ramadan

Ilustrasi Hukum Mandi saat Puasa Ramadan, sumber: unsplash/CrystalWeed

Agar mandi saat puasa tidak membatalkan puasa, ikuti beberapa tips berikut:

  1. Gunakanlah air seperlunya saat mandi dan menyiramkannya ke kepala untuk meminimalisir risiko masuknya air ke dalam tubuh.

  2. Gunakan tangan saat menyiram kepala untuk mengontrol aliran air.

  3. Selalu berhati-hati ketika mandi, apalagi jika memakai shower dengan tekanan air yang tinggi.

  4. Jika ingin menyiram kepala, sebaiknya dilakukan di waktu sebelum sahur agar tidak mengganggu ibadah puasa.

Baca juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan

Itulah hukum mandi saat puasa Ramadan yang perlu dipraktikkan oleh umat muslim. Dengan begitu, maka mandi bukan menjadi penyebab batalnya puasa. (DLA)