Hukum Mengurus Jenazah Umat Islam bagi Seorang Muslim yang Mampu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengurus jenazah umat Islam bagi seorang Muslim yang mampu adalah fardu kifayah. Seorang Muslim memiliki empat kewajiban bagi saudaranya yang telah meninggal dunia, salah satunya adalah menguburkannya.
Selain itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan kepada orang yang sudah meninggal. Misalnya adalah memejamkan mata jenazah.
Hukum Mengurus Jenazah Umat Islam bagi Seorang Muslim yang Mampu adalah Fardu Kifayah
Hukum mengurus jenazah umat Islam bagi seorang Muslim yang mampu adalah fardu kifayah. Dikutip dari Panduan Praktis Perawatan dan Shalat Jenazah, Ahmad (2022:1), merawat jenazah sesuai syariat Islam hukumnya fardu kifayah.
Merawat jenazah merupakan fardu kifayah sehingga apabila ada seorang Muslim yang meninggal, maka orang yang masih hidup memiliki kewajiban untuk merawat jenazahnya. Jika sudah ada orang yang melaksanakan, maka gugurlah kewajiban bagi orang lainnya.
Sebaliknya, jika tidak ada umat Islam yang merawat jenazah saudaranya sesuai tuntunan Islam, maka semua umat Islam di daerah tersebut mendapat dosa. Kewajiban merawat jenazah meliputi empat hal sebagai berikut.
Memandikan
Mengkafani
Mensalati
Mengubur atau memakamkan.
Hal-Hal yang harus Dilakukan Kepada Orang yang Meninggal Dunia
Selain keempat hal yang telah disebutkan, masih ada beberapa hal yang harus dilakukan kepada orang yang telah meninggal dunia. Berikut adalah penjelasannya.
1. Memejamkan Mata Jenazah
Jika ada orang yang meninggal dunia, segera pejamkan matanya dan mendoakan orang tersebut.
2. Menutupi Tubuh Jenazah
Hal selanjutnya adalah menutupi seluruh tubuh jenazah dengan pakaian atau kain selain pakaian yang dikenakannya. Hal ini berdasarkan hadis Aisyah ra.
"Ketika Rasulullah SAW wafat, seluruh jasadnya ditutupi dengan kain lurik (nama jenis kain buatan Yaman)" (HR. Bukhari, Muslim dan Baihaqi).
3. Menyegerakan Pemakaman
Apabila ada seorang Muslim yang meninggal, maka segerakan pemakaman jenazahnya. Jika tidak ada sesuatu yang benar-benar penting, jenazah harus dimakamkan secepatnya.
4. Melunasi Semua Utang Jenazah
Jika semasa hidup jenazah memiliki utang, maka keluarga atau kerabat dari jenazah wajib melunasi semua utang tersebut dari harta yang dimiliki.
Baca juga: Cara Mengurus Jenazah Sesuai Syariat Islam dari Memandikan Hingga Mengkafani
Jadi, mengurus jenazah umat Islam bagi seorang Muslim yang mampu adalah fardu kifayah. Semoga pembahasannya bermanfaat. (KRIS)
