Hukum Raoult: Pengertian, Rumus Ideal, dan Penyimpangannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum Raoult merupakan hukum yang dicetuskan oleh seorang ahli kimia-fisika berkebangsaan Perancis bernama François-Marie Raoult (1830-1901), dimana hukum ini mempelajari sifat-sifat serta hubungan antara tekanan uap larutan dan zat pelarut.
Dikutip dari buku Prinsip-Prinsip Kimia Modern karya David W. Oxtoby (2001: 165 - 166), Hukum Raoult merupakan dasar bagi empat sifat larutan encer yang disebut sifat koligatif karena bergantung pada efek kolektif jumlah partikel terlarut, bukan pada sifat partikel yang terlibat. Keempat sifat Hukum Raoult adalah penurunan tekanan uap larutan relatif terhadap tekanan uap, peningkatan tingkat didih, penurunan titik beku, dan gejala tekanan osmotik.
Rumus Ideal dan Penyimpangan Hukum Raoult
Raoult dalam penelitiannya menemukan bahwa untuk beberapa larutan, plot dari tekanan uap pelarut versus fraksi mol pelarut dapat secara tepat mengikuti hubungan garis lurus yang disebut dengan larutan ideal, dengan persamaan sederhana beserta keterangannya sebagai berikut.
Plarutan = Xpelarut . P°pelarut
Plarutan: Tekanan uap larutan
Xpelarut: Fraksi mol pelarut
P°pelarut: Tekanan uap pelarut murni
Mengutip buku Mudah dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas XII yang ditulis oleh Yayan Sunarya dan Agus Setiabudi (2007: 6), secara matematis Hukum Raoult juga bisa dituliskan rumus persamaan linearnya sebagai berikut.
Y = mX
Y: Plarutan
m: P°pelarut
X: Xpelarut
Baca Juga: Pengertian Penurunan Tekanan Uap dan Contoh Soalnya
Perlu diketahui bahwa tidak semua campuran bersifat ideal. Jika terdapat larutan lain yang menyimpang dari perilaku garis lurus, maka campuran-campuran ini akan mengalami penyimpangan dari Hukum Raoult sehingga disebut sebagai larutan nonideal atau penyimpangan Hukum Raoult.
Terdapat dua macam penyimpangan Hukum Raoult, yaitu penyimpangan positif dan penyimpangan negatif. Penyimpangan positif terjadi apabila tekanan uap lebih tinggi dari yang diprediksi oleh Hukum Raoult dan muncul jika molekul pelarut dan zat terlarut tidak saling tertarik satu sama lain.
Berbeda dengan penyimpangan positif, penyimpangan negatif terjadi apabila tekanan uap lebih rendah dari yang diprediksikan Hukum Raoult. Penyimpangan negatif muncul jika zat terlarut sangat kuat menarik molekul pelarut sehingga mengurangi kecenderungannya untuk lari ke fase uap.
Sekian penjelasan mengenai pengertian, rumus ideal, serta penyimpangan Hukum Raoult. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda seputar ilmu kimia. (AA)
