Hukum Tajwid dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11 dalam Al-Quran

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hukum tajwid dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11 perlu diketahui untuk meningkatkan kelancaran dalam membaca ayat tersebut. Seperti yang diketahui, ilmu tajwid memudahkan setiap Muslim untuk mempelajari tata cara membaca Al-Qur’an dengan benar.
Jika sampai salah membacanya, maka hal tersebut juga akan memengaruhi artinya. Oleh karena itu, penting sekali memahami hukum tajwid pada ayat 11 Surat Al-Mujadilah.
Bacaan Surat Al-Mujadilah ayat 11
Mengutip buku Modul Tajwid Al-Qur'an Konten Aplikasi Kampung Mengaji Digiital, Sutarto, dkk (2021), mempelajari Ilmu tajwid hukumnya fardhu kifayah, sedangkan membaca Al-Qur’an sesuai ilmu tajwid hukumnya Fardhu Ain.
Sebelum mengetahui hukum tajwid dalam Surat Al-Mujadilah ayat 11, simak terlebih dahulu bacaannya berikut ini.
Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā qīla lakum tafassaḥū fil-majālisi fafsaḥū yafsaḥillāhu lakum, wa iżā qīlansyuzū fansyuzū yarfa‘illāhul-lażīna āmanū minkum, wal-lażīna ūtul-‘ilma darajāt(in), wallāhu bimā ta‘malūna khabīr(un).
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Apabila dikatakan, “Berdirilah,” (kamu) berdirilah. Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan. (QS. AL Mujadilah: 11)
Hukum Bacaan Tajwid Surat Al Mujadilah Ayat 11
Dalam Surat Al Mujadilah ayat 11 terdapat banyak hukum tajwid, di antaranya sebagai berikut.
1. Ya ayyuhaa ( يٰٓاَيُّهَا)
Mad Jaiz Munfashil, disebabkan karena huruf mad bertemu hamzah di lain kalimat. Cara bacanya dipanjangkan 2, 4 atau 5 harakat.
2. Allaziina ( الَّذِيْنَ)
Hukum bacaan tajwid ada 2 macam, yakni Alif Lam Syamsiyah dan Mad Thabi'i. Alif Lam Syamsiyah disebabkan karena huruf lam bertemu huruf syamsiyah lam, lalu dibaca idgham atau masuk ke huruf lam.
Adapun Mad Thabi'i disebabkan karena huruf dzal berharakat kasrah bertemu ya sukun. Cara membacanya dipanjangkan 2 harakat.
3. Aamanuu (اٰمَنُوْٓا)
Hukum bacaan tajwid ada 2 macam, yakni Mad Badal dan Mad Jaiz Munfashil. Disebut Mad Badal karena huruf mad bertemu hamzah di dalam satu kalimat.
Cara membacanya dipanjangkan 2 harakat. Adapun Mad Jaiz Munfashil disebabkan karena huruf mad bertemu hamzah di lain kalimat. Cara membacanya dipanjangkan 2, 4 atau 5 harakat.
Baca juga: Hukum Tajwid dalam Surat Ad-Duha dan Penjelasannya
Hukum tajwid dalam surat al-Mujadilah ayat 11 yang disebutkan di atas bisa dijadikan acuan untuk membaca ayat tersebut. Dengan memahami hukum tajwidnya, maka akan memudahkan setiap Muslim dalam membaca dengan baik dan benar. (DLA)
