Konten dari Pengguna

Ibadah Haji Dilaksanakan pada Bulan Apa? Ini Jawabannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ibadah haji dilaksanakan pada bulan. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ibadah haji dilaksanakan pada bulan. Sumber: pexels.com

Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu. Ibadah ini dilakukan sekali dalam satu tahun. Adapun ibadah haji dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah menurut kalender Hijriyah.

Akan tetapi, banyaknya calon jamaah haji yang mendaftar membuat setiap orang harus menunggu selama bertahun-tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci. Keberangkatan calon jamaah ini disesuaikan dengan nomor urut atau antrean masing-masing individu.

Ibadah Haji Dilaksanakan pada Bulan Apa?

Ibadah haji dilaksanakan pada bulan. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim “Sehari-hari”, Muhammad Habibillah (2018:33), ibadah haji dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah. Jadi, pelaksanaan ibadah haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah, di mana umat muslim akan bermalam di Mina.

Kemudian melaksanakan wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah. Baru setelahnya diakhiri dengan lempar batu jumrah pada tanggal 10 Dzulhijjah. Bagi umat muslim yang berniat melaksanakan haji, wajib mengetahui syarat dan rukun ibadah haji, antara lain sebagai berikut.

1. Syarat Ibadah Haji

  • Beragama Islam

  • Berakal sehat

  • Telah mencapai usia dewasa

  • Sehat jasmani dan rohani serta kuat menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci secara keseluruhan

  • Mampu secara fisik, mental, dan materi. Adapun terkait materi, seseorang tidak boleh menjual satu-satunya sumber kehidupan yang dimiliki karena hal tersebut akan mendatangkan mudharat bagi ia dan keluarganya.

  • Merdeka atau bukan seorang budak.

2. Rukun Ibadah Haji

  • Ihram, yakni berniat mengerjakan ibadah haji dengan memakai pakaian ihram.

  • Wukuf di Padang Arafah pada waktu dzuhur sejak tergelincirnya matahari pada tanggal 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar pada 10 Dzulhijjah.

  • Tawaf, yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran, dimulai dari Hajar Aswad dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri orang yang bertawaf (berputar kebalikan arah jarum jam).

  • Sai, yakni berlari-lari kecil antara Bukit Safa dan Marwah yang dilakukan sebanyak tujuh kali serta dikerjakan setelah tawaf.

  • Mencukur rambut setelah melempar jumroh.

  • Tertib, yang berarti harus melakukan semua rukun tersebut dengan berurutan.

Baca Juga: Perbedaan Ibadah Haji dan Umroh yang Wajib Diketahui

Dari penjelasan di atas, bisa diketahui bahwa ibadah haji dilaksanakan pada bulan Dzulhijjah menurut kalender Islam. Semoga informasi ini bermanfaat. (Anne)