Konten dari Pengguna

Inilah Alasan Kulit Berfungsi sebagai Alat Ekskresi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kulit Berfungsi sebagai Alat Ekskresi karena. Sumber: Unsplash/Chris Jarvis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kulit Berfungsi sebagai Alat Ekskresi karena. Sumber: Unsplash/Chris Jarvis

Kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena memiliki kelenjar keringat. Keringat adalah salah satu cara tubuh untuk membuang racun. Hal inilah yang membuat kulit pada tubuh manusia mampu mengeluarkan keringat pada kondisi tertentu.

Keringat ini akan dikeluarkan tubuh melalui pori-pori kulit yang terdiri dari air dan sebagian kecil garam mineral sebagai sisa metabolisme protein.

Kulit Berfungsi sebagai Alat Ekskresi karena Apa?

Ilustrasi Kulit Berfungsi sebagai Alat Ekskresi karena. Sumber: Unsplash/freestocks

Sistem ekskresi adalah proses pengeluaran zat sisa hasil metabolisme tubuh, sebagaimana dikutip dari buku Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Sistem Ekskresi Manusia, Herneta Fatirani, (2022:21).

Pada dasarnya, manusia harus membuang sisa-sisa zat yang tidak dibutuhkan dalam tubuh. Untuk mengeluarkan zat tersebut, terdapat beberapa bagian tubuh yang bertugas untuk melakukannya. Salah satu di antaranya adalah kulit.

Hal ini dikarenakan kulit berfungsi sebagai alat ekskresi. Lalu, kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena apa?

Kulit berfungsi sebagai organ ekskresi karena mengandung kelenjar keringat (glandula sudorifera) yang mengeluarkan keringat. Ketika suhu tubuh naik, kelenjar keringat akan menghasilkan keringat.

Proses ekskresi keringat pada manusia, yaitu angkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah kapiler pada lapisan kulit tengah, yaitu lapisan dermis. Kelenjar keringat akan menyerap air dan garam mineral dari pembuluh kapiler tersebut melalui proses osmosis dan difusi.

Kemudian, kelenjar keringat akan mengeluarkan cairan tersebut hingga ke pori-pori kulit. Pada kondisi normal, keringat yang dikeluarkan oleh tubuh adalah 50 mililiter setiap jamnya. Namun, dalam kondisi-kondisi khusus, tubuh mampu memproduksi keringat hingga 10 liter per hari.

Selain berfungsi sebagai alat ekskresi, kulit juga mempunyai fungsi lainnya, yaitu

  • Perlindungan, kulit dapat bertindak sebagai penghalang untuk mencegah bakteri, virus juga jamur yang masuk ke dalam tubuh untuk menyebabkan infeksi.

  • Kulit merupakan tempat berkeringat yang membantu menghilangkan panas dari tubuh.

  • Membantu mencegah kehilangan cairan karena cukup tahan air.

  • Menjaga dari paparan sinar ultraviolet matahari yang berlebihan dengan menghasilkan pigmentasi pelindung yang disebut melanin

  • Tempat penyimpanan lemak, serta terlibat dalam sintesis vitamin D, vitamin esensial yang diperoleh dari sinar matahari.

Baca Juga: Hati, Organ Ekskresi yang Menghasilkan Cairan Empedu

Itulah jawaban mengenai pertanyaan kulit berfungsi sebagai alat ekskresi karena apa. Semoga membantu. (glg)