Konten dari Pengguna

Inquiry Learning, Metode Pembelajaran yang Mampu Mengaktifkan Proses Belajar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Inquiry Learning. Sumber: Pexels.com/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Inquiry Learning. Sumber: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Inquiry learning merupakan istilah yang memiliki kaitan dengan proses belajar mengajar. Secara umum, inquiry learning dapat dipahami sebagai metode pembelajaran yang dapat membantu dalam mengaktifkan proses belajar siswa.

Sebenarnya, apa sih inquiry learning itu? Mengapa metode ini dianggap dapat membantu mengaktifkan proses belajar siswa? Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Mengenal 3 Macam Gaya Belajar: Visual, Auditori, dan Kinestetik

Seputar Inquiry Learning, Metode Pembelajaran yang Mampu Mengaktifkan Proses Belajar

Ilustrasi Penerapan Inquiry Learning. Sumber: Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Secara umum, kita telah mengetahui bahwa inquiry learning adalah metode pembelajaran yang dapat membantu dalam mengaktifkan proses belajar siswa. Maksud mengaktifkan proses belajar siswa adalah membuat siswa aktif dalam proses belajar.

Todd Stanley (2023) dalam bukunya yang berjudul Inquiry Learning in the Gifted Classroom It’s a Problem-Based World mengungkapkan,

Inquiry learning is a classroom pedagogy where instead of the teacher presenting facts, there is a question, problem, or scenario presented for students to consider. Students then pose questions and research items in order to come up with a solution that expands their knowledge about the topic.

Berdasarkan penjelasan tersebut, kita dapat memahami bahwa metode pembelajaran inquiry learning mampu mengaktifkan proses belajar siswa sebab siswa diajarkan untuk aktif dalam mengajukan pertanyaan, penelitian, serta menghasilkan solusi. Pasalnya, metode pembelajaran dengan cara guru menjelaskan kemudian siswa menyimak dan mencatat, cenderung kurang membuat siswa aktif.

Hanya beberapa siswa yang mungkin akan menanyakan materi yang belum ia ketahui. Berbeda dengan inquiry learning. Inquiry learning mampu membuat siswa lebih aktif dalam proses belajar karena siswa memiliki peran dalam bertanya, mencari, serta menemukan solusi terhadap topik yang sedang ia pelajari. Oleh sebab itu, metode inquiry learning banyak digunakan supaya siswa lebih aktif dalam bertanya dan mencari pengetahuan dibandingkan hanya mendengarkan penjelasan satu arah.

Sekian uraian tentang inquiry learning. Apakah Anda tertarik untuk menerapkan metode pembelajaran ini? (AA)