Konten dari Pengguna

Isi Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan Proses Perumusannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia, sumber gambar: https://www.freepik.com/
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia, sumber gambar: https://www.freepik.com/

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan suatu peristiwa yang bersejarah bagi bangsa Indonesia. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya masa depan yang baru bagi masyarakat Indonesia untuk lepas dari penjajahan. Isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia disusun oleh tiga tokoh paling berpengaruh yaitu Soekarno, Moh. Hatta dan Ahmad Soebardjo.

Peristiwa Rengasdengklok

Mempersiapkan proklamasi kemerdekaan bukan hal yang mudah karena golong muda sempat memiliki perbedaan pendapat dengan golongan tua. Hal ini menyebabkan terjadinya penculikan Soekarno dan moh. Hatta yang disebut dengan peristiwa rengasdengklok.

Dikutip dari buku The Remarkable Story of Soekarno oleh Nursalim (2020:92), rengasdengklok merupakan suatu peristiwa penculikan Soekarno dan Moh. Hatta yang dilakukan oleh para pemuda yaitu Wikana, Soekarni, dan Chaerul Saleh. Peristiwa ini terjadi pada 16 Agustus 1945 yang bermotif agar Soekarno dan Hatta bersedia untuk memproklamasikan kemerdekaan.

Kemudian, Ahmad Soebardjo datang ke Rengasdengklok untuk menjadi penengah antara golongan muda dengan Soekarno dan Hatta. Setelah berdiskusi panjang, akhirnya Soekarno dan Hatta bersedia untuk memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Proses Penyusunan Naskah Proklamasi

ilustrasi isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Proses penyusunan naskah proklamasi dilakukan di rumah Laksamana Tadashi Maeda yang melibatkan berbagai pihak. Para pendiri bangsa saling bekerjasama dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia untuk mewujudkan suatu negara yang adil dan bebas dalam menentukan nasibnya sendiri.

Pada proses perumusan naskah proklamasi, Soekarno, Hatta, Ahmad, Sayuti Melik dan Sukarni saling bermusyawarah untuk merumuskan teks proklamasi. Hatta bertugas sebagai penyusun teks, sedangkan Sayuti Melik bertugas mengetik naskahnya. Adapun pembacaan teks proklamasi dilakukan oleh Soekarno.

Isi Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Inilah isi naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia dalam dua versi, yaitu naskah yang ditulis tangan dan naskah yang diketik:

1. Naskah yang ditulis tangan:

"Proklamasi. Kami, bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal2 yang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, 17-8-'05. Wakil2 bangsa Indonesia."

Baca Juga: Bagaimana Proses Penyusunan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia? Ini Ulasannya

2. Naskah yang diketik:

"Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Djakarta, hari 17 boelan 8 tahun 05. Atas Nama bangsa Indonesia.

(DLA)