Istilah untuk Bagian yang Memanjang pada Komet dan Nama-namanya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari. Bagian yang memanjang pada komet disebut sebagai ciri khas yang membedakannya dengan benda langit lain.
Komet terbentuk dari batu, gas beku, dan air, dengan inti yang terbungkus dalam surai gas dan debu. Garis edarnya dapat berbentuk lonjong, parabolis, atau hiperbolis.
Bagian yang Memanjang pada Komet disebut Ekor, Simak Ulasannya
Komet terdiri atas tiga bagian, yang salah satu bentuk bagiannya memanjang. Berdasarkan buku Ensiklopedi Sains Dasar Lebih Dekat dengan Bumi dan Antariksa, Tim Nuansa (2019:55), bagian yang memanjang pada komet disebut sebagai berikut.
Komet mempunyai tiga bagian, yaitu nukleus, koma, dan ekor. Bagian yang memanjang pada komet disebut ekor. Ekor merupakan ciri khas dan bagian penting dari komet. Hal ini menjadikan komet sering disebut sebagai bintang berekor.
Ada dua jenis ekor pada komet, yakni ekor debu dan ekor plasma. Panjang ekor debu antara 1 sampai dengan 10 juta km. Sementara ekor plasma tersusun dari gas ion panas, dan mencapai 100 juta km. Suatu komet akan memanjang ekornya saat mendekati Matahari.
Cahaya matahari akan mendorong gas di kepalanya menjauh. Gas ini mulai menebar dan kelihatan seperti ekor. Saat Komet mendekati Matahari, ia menyerbu dengan kecepatan sangat tinggi dengan ekornya yang bercahaya. Ekor komet selalau mengarah menjauhi Matahari.
Mengenal Nama-Nama Komet
Di luar angkasa terdapat banyak sekali komet. Diambil dari buku Asyiknya Mengenal Dunia Luar Angkasa, Rahma Kusharjanti (2020:60), beberapa nama komet yang diketahui antara lain.
1. Halley
Nama Halley dambil dari nama belakang sang penemu, yaitu Edmund Halley. Halley terakhir kali terlihat pada 1986 dan diperkirakan akan muncul lagi tahun 2061.
2. Hyakutake
Pada 30 Januari 1996, Hyakutake Yuji menemukan sebuah komet yang kemudian diberi nama sama dengan penemunya. Periode orbit Hyakutake sangat lama, yaitu mencapai 15.000 tahun, dengan panjang ekor sekitar 500 juta kilometer.
3. Kohoutek
Komet ini ditemukan oleh astronom asal Republik Ceko bernama Luboš Kohoutek, pada tahun 1973. Penampakan Kohoutek diperkirakan akan terjadi sekitar 75.000 tahun lagi.
Baca juga: Komet: Nama Lain dari Bintang Berekor
Bagian yang memanjang pada komet disebut ekor. Oleh sebab itu, komet juga dikenal sebagai bintang berekor.(DK)
