Jawaban Pertanyaan Kuliah Sampai Semester Berapa untuk S1?

Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
22 Juli 2022 17:00
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kuliah Sampai Semester Berapa? Sumber www.unsplash.com
ADVERTISEMENT
Perkuliahan akan segera dimulai bagi mahasiswa baru. Berbeda dengan sistem sekolah, pada jenjang universitas waktu kelulusan ditentukan berdasarkan kemauan para mahasiswanya. Berikut adalah jawaban untuk pertanyaan kuliah sampai semester berapa untuk meraih gelar S1.
ADVERTISEMENT
Kuliah merupakan tingkat pendidikan mandiri. Artinya, setiap mahasiswa dibebaskan dalam menentukan sendiri proses belajarnya yang berkaitan dengan kelulusan.
Namun yang perlu diingat, tiap universitas memiliki batas waktunya masing-masing dalam berapa lama seorang mahasiswa harus menyelesaikan pendidikannya.
Nah, bagi calon mahasiswa yang masih bingung S1 berapa semester, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Kuliah Sampai Semester Berapa?

Ilustrasi kuliah. Foto: Unsplash
Berikut adalah jawaban untuk pertanyaan kuliah sampai semester berapa untuk meraih gelar S1.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data di atas, ketentuan umum dari jumlah semester dalam menyelesaikan pendidikan jenjang sarjana S1 adalah 8 semester. Mahasiswa S1 juga diberikan batas kelulusan maksimal 14 semester sebelum mendapat status Drop Out (DO). Namun, seberapa lama dan jumlah semester yang dibutuhkan oleh tiap mahasiswa, bisa berbeda-beda tergantung dari mahasiswa itu sendiri.
Ilustrasi Kuliah Sampai Semester Berapa Sumber www.unsplash.com
Untuk program Diploma, sistem mata kuliah sudah dalam bentuk paket. Sehingga tiap semester, seluruh mahasiswa akan mendapat mata kuliah yang sama. Namun untuk jenjang sarjana S1, tiap mahasiswa dibebaskan dalam mengatur strategi kelulusannya sendiri.
Seperti dikutip dari buku Kuliah Jurusan Apa? Jurusan Manajemen, Dini W. Tamam (2016:54),
ADVERTISEMENT
Jawaban untuk pertanyaan kuliah sampai semester berapa juga tergantung dari lembaga tempat mahasiswa melanjutkan pendidikannya. Sebab tiap universitas memiliki ketentuannya masing-masing mengenai jumlah minimal dan maksimal semester serta waktu yang diperlukan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikannya.

Istilah Cuti Akademik

Ilustrasi mahasiswa. Foto: Have a nice day Photo/Shutterstock
Durasi kuliah turut dipengaruhi oleh cuti akademik yang diambil mahasiswa. Cuti akademik merupakan izin yang diberikan kepada mahasiswa untuk tidak mengikuti kegiatan akademik karena alasan tertentu.
Cuti akademik umumnya diberikan maksimal dua semester kepada mahasiswa yang sudah menempuh studi minimal dua semester. Mahasiswa dapat mengajukan cuti sebanyak dua kali selama masa studi.
Mengutip buku Panduan Memilih Perguruan Tinggi 2016 susunan TEMPO Publishing, alasan mengajukan cuti akademik biasanya berkaitan dengan faktor kesehatan, ekonomi, dan faktor relevan lainnya.
ADVERTISEMENT
Permohonan cuti disampaikan secara tertulis kepada dekan dengan persetujuan ketua jurusan/ketua program studi/ketua bagian. Selain itu, mahasiswa juga harus menyertakan surat keterangan atau pernyataan yang berkaitan dengan alasan cutinya.

Ciri Khas di Tiap Semester

Ilustrasi mahasiswa. Foto: Shutterstock
Tiap-tiap semester dalam kegiatan perkuliahan memiliki ciri khas masing-masing. Sebagai permulaan, di semester 1 dan 2, mahasiswa biasanya akan diberikan mata kuliah dasar. Mata kuliahnya masih berkaitan dengan jurusan yang diambil, tetapi lebih umum.
Menginjak semester 3, mata kuliah yang diajarkan semakin menjurus pada jurusan atau program studi bersangkutan. Kemudian, pada semester 5-6 mahasiswa akan mendapatkan mata kuliah skripsi yang bertujuan membimbing mereka dalam menulis skripsi kelak.
ADVERTISEMENT
Di semester 7, mahasiswa berkesempatan untuk menjalani magang atau pengabdian melalui kuliah kerja nyata (KKN). Kegiatan perkuliahan berakhir di semester 8, di mana mahasiswa akan menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan.
(DK)