Jawaban Teka-teki: Ibukota Kabupaten Bandung

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teka-teki silang (TTS) terkadang memberikan soal-soal tentang wawasan pengetahuan umum berupa pengetahuan tentang kedaerahan. Misalnya dalam hal ini, ada pertanyaan tentang ibukota Kabupaten Bandung. Apa ya nama daerahnya? Simak pembahasan berikut.
Baca juga: Sejarah Bandung Lautan Api dan Tokoh Penting di Dalamnya
Ibukota Kabupaten Bandung
Ibukota Kabupaten Bandung adalah Soreang. Wilayah ini sekaligus menjadi Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) dan perekonomian dari Kabupaten Bandung. Soreang juga merupakan sebuah wilayah kecamatan yang terletak di Tatar Pasundan, Kabupaten Bandung, provinsi Jawa Barat, Indonesia
Soreang merupakan salah satu titik sentral transportasi di Bandung Selatan. Terletak 18 km di sebelah selatan Kota Bandung, daerah ini merupakan penghubung antara Kota Bandung dan Ciwidey.
Mengutip situs resmi Kecamatan Soreang, batas wilayah Kecamatan Soreang meliputi :
Utara: Kecamatan Katapang
Timur: Kecamatan Cangkuang
Selatan: Kecamatan Pasirjambu
Barat: Kecamatan Kutawaringin
Jadi jika menemukan pertanyaan teka-teki apa ibu kota Kabupaten Bandung, jawabannnya adalah Soreang.
Sejarah Kabupaten Bandung
Dikutip dari situs resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Bandung, wilayah Kabupaten Bandung lahir melalui Piagam Sultan Agung Mataram, yaitu pada ping Songo tahun Alif bulan Muharam atau sama dengan hari sabtu tanggal 20 April tahun 1641 M, sebagai Bupati Pertama pada waktu itu adalah Tumenggung Wiraangunangun (1641-1681 M), dari bukti sejarah tersebut maka ditetapkan bahwa tanggal 20 April sebagai tanggal Hari Jadi Kabupaten Bandung.
Sebagai informasi, ketetapan wilayah Soreang sebagai ibukota Kabupaten Bandung ternyata telah mengalami hilir-mudik sejarah bahkan sejak zaman sebelum kemerdekaan.
Saat Kabupaten Bandung dipimpin RAA. Martanegara, ia mampu menggerakkan rakyatnya untuk berpartisipasi aktif dalam menata wilayah kumuh menjadi pemukiman yang nyaman. Pada masa pemerintahan RAA Martanegara (1893-1918) ini atau tepatnya pada tanggal 21 Februari 1906, kota Bandung sebagai Ibukota Kabupaten Bandung statusnya berubah menjadi kotamadya.
Selanjutnya, pada masa transisi kehidupan politik Orde Lama ke Orde Baru adalah Kolonel Masturi. Pada masa Pimpinan Kolonel R.H. Lily Sumantri tercatat peristiwa penting yaitu rencana pemindahan Ibukota Kabupaten Bandung ke Wilayah Hukum Kabupaten Bandung yang semula berada di Kotamadya Bandung ke Wilayah Hukum Kabupaten Bandung yaitu daerah Baleendah.
Rencana kepindahan Ibukota tersebut berlanjut hingga jabatan Bupati dipegang oleh Kolonel R. Sani Lupias Abdurachman (1980-1985). Atas pertimbangan secara fisik geografis daerah Baleendah tidak memungkinkan untuk dijadikan sebagai ibukota kabupaten.
Alhasil, ketika jabatan bupati dipegang oleh Kolonel H.D. Cherman Affendi (1985 – 1990), Ibukota Kabupaten Bandung pindah ke lokasi baru yaitu Kecamatan Soreang.
Di pinggir Jalan Raya Soreang tepatnya di Desa Pamekaran inilah di Bangun Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung seluas 24 Ha, dengan menampilkan arsitektur khas gaya Priangan sehingga kompleks perkantoran ini disebut – sebut sebagai kompleks perkantoran termegah di Jawa Barat.
Demikian informasi tentang ibukota Kabupaten Bandung. Semoga dapat menjadi pengetahuan yang bermanfaat. (ANG)
