Konten dari Pengguna

Jawaban TTS: Bahan Logam untuk Membuat Baja Tahan Karat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi baja, sumber: Pixabay/ludex2014
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi baja, sumber: Pixabay/ludex2014

Tahukah kalian jawaban untuk pertanyaan nama logam untuk membuat baja tahan karat tts terdapat tujuh huruf? Jawaban untuk pertanyaan nama logam untuk membuat baja tahan karat tts adalah Kromium. Apakah yang dimaksud dengan Kromiom? Mari kita pelajari bersama dalam artikel ini.

Logam untuk Membuat Baja Tahan Karat

Ilustrasi baja tahan karat, sumber Pixabay/Jeremy Huggins

Logam untuk membuat baja tahan karat adalah kromiom, suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cr dan nomor atom 24. Ia adalah unsur pertama dalam golongan 6. Logam Kromiom berwarna abu-abu seperti baja, berkilau, keras dan rapuh yang memerlukan pemolesan tinggi, tahan pengusaman, dan memiliki titik lebur tinggi. Nama unsur ini diturunkan dari bahasa Yunani χρῶμα, chrōma, yang berarti warna, karena banyak senyawa kromium sangat berwarna.

Kegunaan Kromiom

Logam kromiom bernilai tinggi karena ketahanannya yang tinggi terhadap korosi dan kekerasannya. Pengembangan utamanya adalah pengungkapan bahwa baja dapat dibuat sangat tahan korosi dan pengusaman dengan penambahan logam kromium untuk membentuk baja nirkarat. 85% dari penggunaan logam kromiom secara komersial adalah untuk baja nirkarat dan pelapisan krom (elektroplating dengan kromium).

Baca juga : Berbeda dari Besi, Ketahui Lebih Dalam Mengenai Baja Sebelum Menggunakannya

Jenis-jenis Senyawa Kromiom dan Manfaatnya

Dari buku Cerdas Belajar Kimia, Nana Sutresna, dijelaskan bahwa logam kromiom dapat bersenyawa dengan oksigen, klorin, dan ion sulfat dengan manfaat sebagai berikut:

  1. Kromiom (II) Oksida (CrO) : senyawa ini banyak digunakan sebagai pewarna dalam percetakan, industri tekstil, dan keramik

  2. Kromiom (III) Klorida (CrCl3) : Senyawa ini digunakan sebagai zat pewarna hijau dalam pembuatan keramik.

  3. Kromiom (III) Sulfat (Cr2(SO4)3) : senyawa kromiom (III) sulfat digunakan untuk keperluan pelapisan atau penyepuhan logam. Misalnya, penyepuhan logam untuk rangka atau mesin kendaraan bermotor. Senyawa ini juga digunakan sebagai pewarna dalam industri tekstil dan keramik.

Kromium ditambang sebagai bijih kromit (FeCr). Sekitar dua per lima biji dan konsentrat kromit di dunia diproduksi di daerah Afrika Selatan. Selain itu daerah Kazakhstan, India, Rusia, dan Turki juga merupakan produsen kromiom. Deposit kromit yang belum dimanfaatkan berlimpah, namun secara geografis terkonsentrasi di Kazakhstan dan Afrika bagian selatan.

Dalam buku Mengenal Logam Sebagai Bahan Tehnik, Dr. Ir. Saripuddin M., ST., M.T menulis bahwa penambahan kromiom pada baja akan meningkatkan ketahanan korosi di berbagai kondisi lingkungan. Umumnya penambahan tersebut berkisar 10% kromiom untuk pembuatan baja karbon tahan karat. Jika kromiom secara efektif diturunkan ketahanan terhadap korosi akan berkurang. (SR)