Jenis-Jenis Limbah berdasarkan Senyawanya beserta Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuliskan jenis-jenis limbah berdasarkan senyawanya beserta contohnya! Limbah merupakan sisa atau buangan dari suatu kegiatan manusia yang sudah tidak bermanfaat atau memiliki nilai ekonomi lagi.
Berdasarkan Senyawanya, limbah dikategorikan menjadi dua jenis, yakni limbah organik dan limbah anorganik. Masing-masing jenis limbah tersebut memiliki beberapa contoh yang mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Mengenal Jenis-Jenis Limbah berdasarkan Senyawanya beserta Contohnya
Tuliskan jenis-jenis limbah berdasarkan senyawanya beserta contohnya! Mengutip buku Rumus Pocket Biologi SMA Kelas X, XI, XII, Tim Kompas Ilmu (2019), penjelasannya, yakni sebagai berikut.
1. Limbah Organik
Limbah organik merupakan limbah yang berasal dari makhluk hidup, baik itu sisa-sisa makanan, dedaunan, hingga kotoran hewan. Jenis limbah ini bisa terurai secara alami oleh mikroorganisme untuk menjadi bahan yang lebih sederhana. Contoh limbah organik, yaitu sebagai berikut.
Sisa Makanan: Nasi, buah-buahan, sayuran, dan kulit telur.
Kotoran Hewan: Kotoran sapi, kambing, dan ayam.
Sisa Tanaman: Daun, jerami, ranting, dan rumput.
Produk Kertas: Tisu, kardus, dan kertas koran.
2. Limbah Anorganik
Limbah anorganik merupakan limbah yang berasal dari bahan nonhayati dan tidak mudah terurai secara alami. Limbah ini umumnya memerlukan waktu yang sangat lama agar bisa terurai. Adapun contoh limbah anorganik, yakni sebagai berikut.
Logam: Kaleng, potongan besi, paku, dan alumunium.
Plastik: Botol plastik, kantong plastik, dan mainan plastik.
Kaca: Botol kaca, jendela bekas, dan pecahan kaca.
Elektronik: Baterai dan perangkat elektronik bekas.
Bahan Bangunan: Beton, batu bata, dan keramik.
Perbedaan antara Limbah Organik dan Anorganik
Limbah organik dan anorganik memiliki sejumlah perbedaan yang mencolok, di antaranya sebagai berikut.
Asal: Jika dilihat dari asalnya, limbah organik berasal dari makhluk hidup, sedangkan limbah anorganik berasal dari benda nonhayati atau sintetis.
Kemampuan terurai: Limbah organik mampu terurai oleh mikroorganisme dalam waktu yang relatif singkat, sedangkan limbah anorganik sulit terurai atau bahkan tidak bisa terurai secara alami.
Pengolahan: Limbah organik mampu diolah menjadi kompos atau pupuk, sedangkan limbah anorganik membutuhkan proses daur ulang khusus yang lebih kompleks.
Baca juga: 3 Contoh Limbah Keras Organik dan Anorganik
Itulah jawaban dari pertanyaan tuliskan jenis-jenis limbah berdasarkan senyawanya beserta contohnya. Masing-masing jenis limbah tersebut memiliki sifat dan fungsi yang berbeda dalam kehidupan. (DLA)
