Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Narkoba yang Perlu Dihindari dan Bahayanya bagi Tubuh

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk sbeutkan jenis-jenis narkoba! Sumber: pexels.com/MART Production
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk sbeutkan jenis-jenis narkoba! Sumber: pexels.com/MART Production

Sebutkan jenis-jenis narkoba! Salah satu jenis narkoba adalah psikotropika. Masih ada banyak lagi jenis lainnya yang harus dihindari karena berbahaya bagi tubuh dan kesehatan.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Obat-obatan ini tidak boleh dijual bebas karena penggunaannya dapat berbahaya. Namun, masih ada yang menyalahgunakan penggunaan narkoba.

Sebutkan Jenis-Jenis Narkoba!

Ilustrasi untuk sebutkan jenis-jenis anrkoba! Sumber: pexels.com/Pavel Danilyuk

Dalam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran hilangnya, rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Sebutkan jenis-jenis narkoba adalah pertanyaan mengenai jenis-jenis narkotika dan obat-obatan terlarang. Menurut buku Kenali Narkoba dan Musuhi Penyalahgunaannya oleh Subagyo Partodihardjo (2007: 11), berikut ini jenis-jenis narkoba:

1. Narkotika

narkotika terdiri dari narkotika alami, narkotika semi sintetis, dan narkotika sintetis. Narkotika alami adalah narkotika yang zata diktifnya diambil dari tumbuh-tumbuhan, seperti ganja, koka, dan opium.

Narkotika semi sintetis adalah narkotika alami yang diolah dan diambil zat aktifnya (intisari) agar memiliki khasiat yang kuat dan dapat diambil manfaatnya untuk kepentingan kedokteran. Contohnya adalah morfin, kodein, heroin, dan kokain.

Narkotika sintetis adalah narkotika palsu yang dibuat dari bahan kimia. Narkotika ini digunakan untuk pembiusan dan pengobatan bagi orang yang ketergantungan narkoba (substitusi). Contohnya adalah pethidin, methadon, dan naltrexon.

2. Psikotropika

Psikotropika adalah zat atau obat bukan narkotika, baik alamiah atau buatan yang memiliki khasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas normal dan perilaku.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Narkotika menggolongkan psikotropika dalam 4 golongan, yaitu sebagai berikut:

  • Golongan I: psikotropika dengan daya adiktif yang kuat, belum diketahui manfaatnya untuk pengobatan dan sedang diteliti khasiatnya. Contoh: amfetamin, metakualon, dan lain sebagainya.

  • Golongan II: psikotropika dengan daya adiktif kuat yang berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh: amfetamin, metamfetamin, metakualon, dan lain sebagainya.

  • Golongan III: psikotropika dengan daya adiksi sedang dan berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh: lumibal, buprenorsina, fleenitrazepam, dan lain sebagainya.

  • Golongan IV: psikotropika dengan daya adiktif yang ringan, berguna untuk pengobatan dan penelitian. Contoh: nitrazepam, diazepam, dan lain sebagainya.

Menurut ilmu farmakologi, psikotropika digolongkan dalam depresan, stimulan, dan halusinogen.

  • Depresan: valium, BK, rohinol, mogadon, dan lain sebagainya.

  • Stimulan: amfetamin, ekstasi, sabu.

  • Halusinogen: halusinogen dapat menimbulkan efek berupa khayalan atau halusinasi. Contohnya: LSD (Lysergic Acid Diethyltamide), getah tanaman kaktus, kecubung, jamur tertentu (misceline), dan ganja.

3. Bahan Adiktif Lainnya

Golongan bahan adiktif lainnya adalah zat-zat selain narkotika, obat-obatan dan psikotropika yang menimbulkan ketergantungan. Contohnya:

  • Rokok

  • Alkohol

  • Thinner dan zat-zat lain seperti lem kayu, aseton, cat, bensin, dan bahan lain yang jika dihisap, dihirup, dan dicium dapat memabukkan.

Bahaya narkoba adalah, narkoba dapat merusak organ tubuh seperti hati, jantung, paru-paru, usus, dan limpa. Narkoba juga merusak sel-sel otak sehingga menyebabkan perubahan sifat, sikap, dan perilaku. Demikian jawaban untuk pertanyaan sebutkan jenis-jenis narkoba. Semoga bermanfaat. (IND)

Baca juga: Arti Narkotika yang Berasal dari Kata Narke dan Jenis-jenisnya