Jenis-Jenis Pergerakan Bumi dalam Sistem Tata Surya beserta Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dua jenis pergerakan Bumi dalam sistem tata surya adalah revolusi dan rotasi Bumi. Kedua pergerakan Bumi tersebut terjadi dalam jangka waktu yang berbeda.
Adanya pergerakan Bumi dalam sistem tata surya juga memberikan dampak bagi manusia dan makhluk hidup yang ada di Bumi, salah satunya adalah terjadinya siang dan malam.
Mengenal Jenis-Jenis Pergerakan Bumi dalam Sistem Tata Surya
Mengutip buku berjudul Cerdas Sains Kelas 4-6 SD, Yualind Setyaningtyas (2009: 226), pergerakan bumi dalam sistem tata surya terbagi menjadi dua yaitu rotasi dan revolusi Bumi.
Rotasi adalah perputaran Bumi pada porosnya. Adanya pergerakan rotasi yang dilakukan oleh bumi memberikan dampak tertentu seperti terjadinya siang dan malam, terjadinya pasang surut air laut, bentuk Bumi yang semakin pepat kedua kutubnya, terjadinya pembelokan arah angin, serta terjadinya perbedaan waktu.
Planet Bumi melakukan gerakan berputar mengelilingi sumbunya atau gerak rotasi dalam jangka waktu 24 jam. Selain rotasi, Bumi juga melakukan pergerakan yang dikenal dengan sebutan revolusi. Revolusi Bumi terjadi karena adanya gaya tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bBmi.
Mengutip buku berjudul Smart Plus Inti Materi SD,Tim Presiden Eduka (2020:539), revolusi Bumi merupakan perputaran Bumi mengelilingi matahari. Bumi membutuhkan waktu selama 365 ¼ hari untuk berevolusi.
Bumi juga berevolusi tidak tegak lurus dengan bidang ekliptika, melainkan miring dengan arah yang sama membentuk sudut 23,50 terhadap Matahari yang diukur dari garis imajiner yang menghubungkan antara kutub utara dan selatan atau yang juga disebut dengan sumbu rotasi.
Gerak perputaran bumi terhadap matahari dapat menimbulkan dampak adanya musim kemarau dan penghujan yang dialami Indonesia.
Tak hanya itu, pergerakan revolusi Bumi dapat menimbulkan sederet dampak yang berpengaruh terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup yang tinggal di Bumi. Berikut ini dampak adanya revolusi:
Perbedaan lama siang dan malam sepanjang tahun
Gerak semu tahunan matahari
Perubahan musim
Perhitungan kalender masehi
Baca juga: 5 Ciri-ciri Planet Bumi dalam Sistem Tata Surya
Sekian pembahasan mengenai pergerakan Bumi dalam sistem tata surya yang menarik untuk dipelajari. Semoga bermanfaat untuk memperluas wawasan mengenai pergerakan planet Bumi beserta dampaknya. (DAP)
