Konten dari Pengguna

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi buku-buku yang berisi penjelasan tentang teks eksplanasi dan lainnya. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi buku-buku yang berisi penjelasan tentang teks eksplanasi dan lainnya. Foto: Pexels

Salah satu materi dalam pelajaran Bahasa Indonesia adalah teks eksplanasi. Ada beragam jenis teks eksplanasi yang bisa dipelajari untuk memahami lebih jelas mengenai bahasa Indonesia.

Secara umum, bahasa Indonesia adalah bahasa resmi bagi bangsa Indonesia. Tidak hanya sebagai formalitas saja, tetapi bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi antar orang Indonesia meskipun dari daerah berbeda.

Selain itu, bahasa Indonesia juga merupakan simbol dari persatuan dan kesatuan negara Indonesia itu sendiri. Oleh sebab itu, setiap warga negara diharapkan dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Cara utama agar dapat berbahasa Indonesia dengan baik dan benar adalah dengan mempelajari bahasa Indonesia itu sendiri. Maka dari itu, berikut jenis-jenis teks eksplanasi untuk membantu dalam memahami bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Pengertian Teks Eksplanasi

Ilustrasi menulis teks eksplanasi. Foto: Pexels

Secara umum, teks eksplanasi adalah teks yang digunakan untuk menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa. Teks ini menggambarkan hubungan logis dari beberapa peristiwa.

Dikutip dari Super Complete SMP/MTs 7, 8, 9 oleh Elis Khoerunnisa, dkk., (2020: 579), teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya suatu peristiwa alam maupun sosial.

Pada teks eksplanasi, sebuah peristiwa timbul karena adanya suatu penyebab dan mengakibatkan peristiwa yang lain lagi sesudahnya.

Fungsi utama teks eksplanasi adalah untuk menerangkan suatu peristiwa atau informasi yang ada maupun yang sudah berlangsung, sehingga dapat dipahami oleh siapa pun.

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi buku yang berisi teks eksplanasi. Foto: Pexels

Apa itu teks eksplanasi? Mengutip buku BPSC Modul Bahasa Indonesia SD/MI Kelas V oleh Agus Sasono (2021: 36-37), teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan lainnya bisa terjadi.

Struktur teks eksplanasi meliputi pernyataan umum, urutan sebab-akibat, dan interpretasi. Jenis teks ini terbagi lagi menjadi beberapa macam. Berikut adalah beberapa jenis teks eksplanasi dan penjelasannya.

1. Faktorial

Di dalam teks eksplanasi jenis faktorial ini akan dijabarkan hasil dan efek dari sebuah proses yang terjadi. Contoh dari teks eksplanasi faktorial adalah teks eksplanasi mengenai efek dan hasil dari Revolusi Industri di Eropa.

2. Kausal

Di dalam teks eksplanasi jenis kausal ini akan dijabarkan tentang penyebab atau asal usul secara bertahap mengapa sebuah peristiwa dapat terjadi. Contoh dari teks eksplanasi kausal adalah penyebab terjadinya banjir di Jakarta.

3. Teoritis

Di dalam teks eksplanasi jenis teoritis ini akan dijabarkan beragam kemungkinan yang terjadi di balik sebuah fenomena alam. Contoh dari teks eksplanasi teoritis adalah kemungkinan terjadinya tsunami ketika sebuah gunung bawah laut meletus.

4. Sequential

Di dalam teks eksplanasi jenis sequential ini akan dijabarkan tahapan sebuah fenomena secara rinci. Contoh dari teks eksplanasi sequential adalah urutan daur air.

Struktur Teks Eksplanasi

Ilustrasi membaca teks eksplanasi yang memiliki struktur sistematis. Foto: Pexels

Teks eksplanasi memiliki struktur yang membangunnya. Dikutip dari Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VIII oleh Tim Ganesha Operation (2016: 78), adapun struktur teks eksplanasi terdiri atas sebagai berikut:

1. Judul

Judul teks ekplanasi menggambarkan fenomena alam, sosial, budaya, atau lainnya yang hendak dijelaskan.

2. Pernyataan Umum

Pernyataan umum adalah gambaran awal tentang apa yang disampaikan. Kalimat-kalimatnya berupa pernyataan yang bersifat umum. Bagian ini berisi kalimat definisi yang menggunakan kata kerja penghubung, seperti "adalah" dan "merupakan".

3. Menjelaskan Urutan Sebab dan Akibat

Deretan penjelas atau disebut juga urutan sebab dan akibat adalah inti penjelasan tentang apa yang disampaikan. Deretan penjelas harus berurutan sesuai dengan sebab dan akibatnya.

Bagian ini ditandai dengan kalimat penjelas yang menggunakan kata kerja aksi, seperti "menyebabkan" dan "karena".

4. Interpretasi

Interpretasi adalah bagian penutup teks eksplanasi yang berisi simpulan mengenai topik yang telah dijelaskan. Biasanya, paragraf ini berisi pandangan penulis mengenai dua struktur sebelumnya (pernyataan umum dan urutan sebab akibat).

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Ilustrasi membaca teks eksplanasi. Foto: Pexels

Teks eksplanasi memiliki perbedaan dengan teks lainnya yang dapat dilihat berdasarkan ciri-cirinya. Berikut adalah ciri-ciri teks eksplanasi.

1. Strukturnya Jelas

Teks eksplanasi memiliki struktur yang jelas dan terdiri dari judul, pernyataan umum, urutan sebab dan akibat, serta interpretasi.

2. Fakta

Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual). Hal yang dibahas adalah suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

3. Teks

Teks eksplanasi bersifat informatif dan memuat penjelasan yang ditulis secara sistematis. Penulis berfokus pada penyampaian informasi yang tepat dan mudah dipahami oleh pembaca.

4. Tidak Meyakinkan atau Tidak Bersifat Persuasif

Teks eksplanasi tidak bersifat persuasif atau tidak memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas. Tujuan teks ini adalah menyampaikan penjelasan yang objektif dan memberikan pemahanan kepada pembaca terhadap suatu fenomena tertentu.

5. Membuat Penanda Urutan

Teks eksplanasi sering menggunakan penanda urutan untuk membantu pembaca mengikuti alur penjelasan dengan lebih baik.

Penanda urutan tersebut misalnya "pertama", "kedua", "selanjutnya", "akhirnya", dan sejenisnya. Penanda ini digunakan untuk mengatur informasi menjadi rangkaian yang terstruktur.

Selain itu, penanda urutan membantu pembaca untuk memahami tahapan atau urutan proses yang dijelaskan dalam teks eksplanasi.

Baca Juga: Alasan Mengapa Teks Eksplanasi Harus Bersifat Faktual

Contoh Teks Eksplanasi

Ilustrasi membaca teks eksplanasi. Foto: Pexels

Dirangkum dari CCM: Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia SMA/MA oleh Tomi Rianto, berikut adalah beberapa contoh teks eksplanasi yang bisa dipahami.

Contoh Teks Eksplanasi 1: Mengapa Air Laut Asin?

Laut adalah kumpulan air yang menghubungkan suatu benua dengan benua lain dan suatu pulau dengan pulau lain. Laut merupakan kumpulan air asin yang sangat banyak dan luas di permukaan bumi. Mengapa air laut asin?

Air laut asin karena mengandung kadar garam yang tinggi. Air laut memiliki kadar garam rata-rata 3,5%. Artinya, dalam 2,5 liter (2.500 ml) air laut terdapat 60 gram garam.

Sebetulnya, rasa asin pada air laut berasal dari daratan. Pada saat terjadi hujan di daratan, air akan meresap ke dalam tanah. Air itu sedikit demi sedikit akan keluar lagi melalui sungai-sungai dan akhirnya mencapai laut.

Pada saat perjalanan menuju ke laut tersebut, air dari daratan juga membawa garam-garam mineral. Seperti kita ketahui, garam mineral terdapat dalam batu-batuan dan tanah.

Garam-garam dari daratan yang terbawa air itu akhirnya berkumpul di laut sehingga laut dipenuhi garam-garam mineral dari seluruh penjuru dunia.

Permukaan laut yang luas membuat penguapan air juga besar. Pada saat terjadi penguapan di laut, hanya air yang menguap, sedangkan garam-garam mineral tetap tinggal di laut.

Ombak laut yang memukul pantai juga dapat membawa garam yang terdapat pada batu-batuan. Jadi, proses mengalirnya air sambil membawa garam mineral dari daratan, penguapan air laut, dan aktivitas ombak pemecah karang yang membawa garam membuat air laut menjadi asin.

Teks di atas merupakan contoh teks eksplanasi yang memberikan informasi tentang proses dan penyebab terjadinya air laut asin.

Contoh Teks Eksplanasi 2: Proses Terjadinya Pemanasan Global secara Sistematis

Pemanasan global dapat terjadi di mana saja. Hal ini diawali dengan radiasi dan berlanjut pada berbagai akibat yang ditimbulkan.

Sinar radiasi matahari seperti inframerah, datang ke bumi. Hanya 30% yang terserap, sisanya dipantulkan kembali ke luar angkasa.

Ketika gas CO, dan buangan industri dilepaskan ke udara, gas yang tidak terurai kembali. Hal ini, akan menghambat proses pemantulan radiasi matahari. Radiasi akan terperangkap dan menaikkan suhu udara.

Faktanya, gas CO, akan terurai karena tumbuhan membutuhkan CO, dan mengeluarkan O, lepas ke udara sebagai hasil proses fotosintesis.

Perkembangan sektor perindustrian di dunia, pemakaian kendaraan yang berlebihan, dan penggunaan hutan tropis yang berlebih tanpa disertai proses penghijauan, menyebabkan gas buangan tidak dapat terurai dan menghambat pantulan sinar radiasi matahari. Di sinilah terjadi pemanasan global secara sistematis.

Teks di atas merupakan contoh teks eksplanasi yang memberikan informasi tentang proses dan penyebab terjadinya pemanasan global.

Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis teks eksplanasi dan contohnya. Semoga dapat membantu Anda dalam memahami materi Bahasa Indonesia satu ini.

(LOV & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan teks eksplanasi?
chevron-down

Teks eksplanasi adalah teks yang digunakan untuk menjelaskan proses terjadinya suatu peristiwa.

Apa fungsi teks eksplanasi?
chevron-down

Fungsi utama teks eksplanasi adalah untuk menerangkan suatu peristiwa atau informasi yang ada maupun yang sudah berlangsung sehingga dapat dipahami oleh siapa pun.

Apa itu pernyataan umum dalam teks eksplanasi?
chevron-down

Pernyataan umum adalah gambaran awal tentang apa yang disampaikan. Kalimat-kalimatnya berupa pernyataan yang bersifat umum.