Konten dari Pengguna

Jenis Kalimat dalam Teks Laporan Hasil Observasi untuk Menjelaskan Objek

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jenis Kalimat dalam Teks Laporan Hasil Observasi. Foto: dok. Unsplash/Mel Poole
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jenis Kalimat dalam Teks Laporan Hasil Observasi. Foto: dok. Unsplash/Mel Poole

Jenis kalimat dalam teks laporan hasil observasi yang digunakan untuk memberikan suatu penjelasan objek disebut dengan kalimat deskripsi. Jenis kalimat ini dapat ditemukan dalam bagian-bagian paragraf teks laporan hasil observasi.

Selain mengenal jenis kalimat yang umum digunakan dalam teks laporan hasil observasi, penting pula untuk mengetahui struktur kebahasaan dari jenis teks ini. Namun sebelumnya, penting untuk mengetahui pengertian teks hasil observasi terlebih dahulu.

Mengenal Jenis Kalimat dalam Teks Laporan Hasil Observasi untuk Menjelaskan Objek

Ilustrasi Jenis Kalimat dalam Teks Laporan Hasil Observasi. Foto: dok. Unsplash/Gülfer ERGİN

Dikutip dari dalam buku berjudul Teks Laporan Hasil Observasi & Teks Eksposisi, Dinda Husnul Hotimah (2022: 7), teks laporan hasil observasi adalah teks yang mengandung penjabaran umum atau melaporkan sesuatu dari hasil suatu pengamatan.

Objek yang diamati dalam sebuah observasi sangat beragam. Contohnya seperti manusia, benda, tumbuhan, hewan, atau bahkan suatu peristiwa. Dalam sebuah susunan teks hasil observasi terdapat jenis kalimat yang digunakan peneliti.

Jenis kalimat dalam teks laporan hasil observasi yang digunakan untuk memberikan suatu penjelasan objek disebut dengan kalimat deskripsi. Jenis kalimat ini membantu pembaca mengenali objek yang diteliti atau diobservasi.

Selain kalimat deskripsi, dalam suatu teks hasil observasi juga terdapat kaidah kebahasaan tersendiri. Berikut ini adalah kaidah kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi:

  1. Menggunakan kata atau frasa nomina atau menggunakan kata berjenis nomina atau merupakan kata benda.

  2. Menggunakan kata berimbuhan nomina dan verba turunan yaitu kata berimbuhan yang disebabkan oleh adanya afiksasi atau penambahan afiks atau imbuhan pada kata nomina atau verba. Dengan begitu, jenis kata baru terbentuk.

  3. Menggunakan jenis kalimat definisi, yaitu jenis kalimat yang menggunakan verba definitif. Contohnya seperti kata adalah, merupakan.

  4. Menggunakan kalimat deskripsi atau kalimat yang berisi penjelasan lebih detail mengenai objek yang sedang dibahas.

  5. Menggunakan kalimat simpleks atau kalimat tunggal yaitu jenis kalimat yang terdiri dari satu klausa atau satu subjek dan satu predikat.

  6. Menggunakan kalimat kompleks atau kalimat majemuk, yaitu jenis kalimat yang terdiri dari dua klausa.

  7. Menggunakan kalimat fakta, yaitu penggunaan kalimat yang berisi penjelasan hal yang benar-benar terjadi atau sudah terjadi.

Baca juga: Jenis Paragraf yang Kalimat Utamanya Terletak di Awal

Itu dia pembahasan ringkas mengenai jenis kalimat dalam teks laporan hasil observasi yang digunakan untuk memberikan suatu penjelasan objek disebut dengan kalimat deskripsi. Penjelasan ini dapat menambah wawasan pembaca mengenai kaidah kebahasaan yang diterapkan dalam teks laporan hasil observasi. (DAP)