Konten dari Pengguna

Jenis Pantun yang di Dalamnya Terdapat Sebuah Sindiran Tersembunyi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun yang di Dalamnya Terdapat Sebuah Sindiran Tersembunyi  Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Pantun yang di Dalamnya Terdapat Sebuah Sindiran Tersembunyi Foto:Unsplash

Pantun tidak dapat dipisahkan dari seni dan budaya Indonesia. Bahkan terdapat beberapa jenis pantun dalam sastra bahasa kita. Simak ulasan mengenai jenis pantun yang di dalamnya terdapat sebuah sindiran yang tersembunyi berikut ini.

Pantun merupakan jenis puisi lama yang membudaya dan melekat dalam masyarakat. Pantun dapat diartikan sebagai suatu arahan yang bersifat mendidik, ucapan yang teratur, dan juga bentuk dari kesantunan. Jenis pantun dapat dibedakan berdasarkan isi dan kelompok usia.

Ciri pantun dapat dilihat dari bentuknya. Ciri-ciri pantun adalah sebagai berikut.

  1. Setiap bait terdiri atas empat baris.

  2. Setiap baris terdiri atas 8-12 suku kata.

  3. Baris pertama dan kedua adalah sampiran.

  4. Baris ketiga dan keempat adalah isi.

  5. Rima dari setiap akhir yaitu a-b-a-b.

Baca juga: Fungsi Pantun beserta Ciri-Ciri dan Jenisnya yang Dapat Dikenali.

Jenis Pantun Berisi Sebuah Sindiran Tersembunyi

Ilustrasi Pantun yang di Dalamnya Terdapat Sebuah Sindiran Tersembunyi Foto:Unsplash

Salah satu jenis pantun dalam bahasa Indonesia adalah pantun jenaka. Dikutip dari buku Mengenal Lebih Dekat yang disusun Sri Khairani Lubis, Supriadi, Rafika Rahmaini (2020:38), pantun jenaka adalah jenis pantun yang bertujuan untuk hiburan pendengar.

Pantun jenaka merupakan jenis pantun yang di dalamnya terdapat sebuah sindiran yang tersembunyi. Namun sindiran yang digunakan ditujukan sebagai pencair suasana.

Contoh Pantun Jenaka

Bahasa Pantun yang di Dalamnya Terdapat Sebuah Sindiran Tersembunyi Foto:Unsplash

Untuk lebih memudahkan Anda dalam memahami pantun jenaka, berikut adalah contoh pantun jenaka yang berisi sindiran tersembunyi.

Ada penjual ada pembeli

Tiada pernah pasar terdengar sunyi

Tertawa hati karena geli

Mendengar suara seperti kuda bernyanyi

-

Di mana kuang hendak bertelur

Di atas lata dirongga kandang

Anak gadis jangan hobi tidur

Nanti jodoh terbang melayang

-

Pohon manggis di tepi rawa

Jika menangis jangan suka mengadu

Setelah menangis nenek tertawa

Melihat kakek bermain gundu

-

Jalan-jalan melihat waduk

Banyak rumah berbaris-baris

Biar mati di ujung tanduk

Asal dapat Dinda yang manis

Jenis pantun yang di dalamnya terdapat sebuah sindiran yang tersembunyi adalah pantun jenaka. Dengan bahasa menyindir secara tidak langsung, maka melalui pantun, menasehati atau menegur seseorang dilakukan secara santun dan menghibur.(DK)