Jumlah Batu yang Dilempar Jamaah Saat Nafer Tsani dan Tata Caranya

Konten dari Pengguna
29 November 2022 21:49
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Jumlah batu yang dilemparkan jamaah sejak awal sampai terakhir jika kita melaksanakan nafer tsani adalah 49 batu. (Foto: Haidan | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jumlah batu yang dilemparkan jamaah sejak awal sampai terakhir jika kita melaksanakan nafer tsani adalah 49 batu. (Foto: Haidan | Unsplash.com)
ADVERTISEMENT
Bagi umat Islam, menunaikan ibadah haji dan umroh merupakan sebuah cita-cita yang harus ditunaikan. Ibadah haji hanya dapat dilakukan setahun sekali. Ibadah haji dilakukan di tanah suci Mekkah yang terletak di Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
Salah satu hal yang dilakukan dalam haji adalah melemparkan batu saat melaksanakan nafer tsani. Jumlah batu yang dilemparkan jamaah sejak awal sampai terakhir jika kita melaksanakan nafer tsani adalah 49 batu. Simak ulasannya di bawah ini.

Batu yang Dilempar Saat Nafer Tsani dan Tata Caranya

Ilustrasi Ilustrasi Jumlah batu yang dilemparkan jamaah sejak awal sampai terakhir jika kita melaksanakan nafer tsani adalah 49 batu. (Foto: Adli Wahid Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ilustrasi Jumlah batu yang dilemparkan jamaah sejak awal sampai terakhir jika kita melaksanakan nafer tsani adalah 49 batu. (Foto: Adli Wahid Unsplash.com)
Saat menunaikan ibadah haji, seorang muslim harus memenuhi lima rukun haji agar ibadah tersebut sah. Rukun haji tersebut adalah ihram, wukuf, tawaf ifadah, sai, tahallul, dan tertib. Sementara haji terbagi menjadi tiga macam.
Jenis haji yang pertama adalah tammattu yakni mengerjakan umrah terlebih dahulu baru haji. Kemudian haji ifrad atau melakukan haji kemudian umrah yang diselingi tahallul. Serta terakhir adalah haji qiran atau mengerjakan haji dan umrah sekaligus tanpa diselingi oleh tahallul.
ADVERTISEMENT
Saat haji, ada lima rukun dalam Islam yang wajib dilakukan, salah satunya adalah melempar jumrah. Melempar jumrah sangat erat kaitannya dengan istilah nafer tsani dan nafar awwal.
Nafar awal adalah seorang muslim yang memiliki niat untuk melontarkan jumrah selama 2 hari di tanggal sebelas dan dua belas Dzulhijjah. Mengutip buku dengan judul Mekkah: Kota Suci, Kekuasaan, dan Teladan Ibrahim karya Misrawi (2009), nafar tsani adalah orang yang berniat melakukan lontar jumarah selama 3 hari yakni pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Berikut tata cara melempar jumrah.
  1. Sebelum melempar jumrah, pastikan dalam keadaan sudah wudhu.
  2. Harus memastikan bahwa Mina berada di sebelah kanan. Sementara Mekkah ada di sebelah kiri.
  3. Berdiri sejauh 5 meter dari tempat pelemparan jumrah.
  4. Simpah tujuh batu atau lebih di tangan kiri.
  5. Pegang batu di antara ibu jari dan telunjuk.
  6. Lemparkan kerikit sambil melafalkan takbir.
  7. Saat kerikil mendarat, berhenti melafalkan Talbiyah.
  8. Ulangi proses tadi hingga ketujuh kerikil habis.
ADVERTISEMENT
Kegiatan melempar jumrah harus dilakukan sesuai urutan dan aturan yang tepat. Lempar jumrah pertama pada (Oola), kemudian tengah yaitu Wusta, dan yang terakhir adalah Aqabah.
Perlu diingat bahwa jumlah keseluruhan batu yang dilemparkan jamaah haji sejak awal sampai terahir jika kita melaksanakan nafer tsani ialah 49. Semoga artikel ini dapat membantu dan memberikan informasi seputar ibadah haji ya. (FAR)
editor-avatar-0
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020