Konten dari Pengguna

Kapan Musim Kemarau 2025 di Indonesia? Ini Prediksi Waktu dan Dampaknya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kapan Musim Kemarau 2025. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kapan Musim Kemarau 2025. Sumber: Pexels/Pixabay

Indonesia adalah negara tropis yang memiliki dua musim, hujan dan kemarau. Kapan musim kemarau 2025?

Musim merupakan suatu fenomena alam yang terjadi di atmosfer. Musim akan berganti setiap beberapa waktu.

Penjelasan Kapan Musim Kemarau 2025

Ilustrasi Kapan Musim Kemarau 2025. Sumber: Pexels/Long Ba Mui

Indonesia mengalami dua musim, antara lain musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau merupakan suatu periode saat curah hujan menurun di suatu wilayah. Musim kemarau disebabkan oleh adanya pergerakan angin muson timur.

Angin muson timur tersebut bertiup dari Australia. Angin muson timur membawa hawa hangat yang berasal dari gurun di benua Kanguru. Kemudian angin akan bergerak melewati Tanah Air dan akibatnya mengalami musim kemarau.

Di Indonesia, biasanya musim kemarau terjadi antara bulan April-September. Namun, hasil pemutakhiran tahun ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami pergeseran waktu musim kemarau.

Kapan musim kemarau 2025 di Indonesia? Dikutip dari situs bmkg.go.id, puncak musim kemarau secara umum tetap diprediksikan berkisar antara Juli–Agustus 2025.

Di pulau Jawa dan Papua, dibandingkan prediksi sebelumnya, puncak musim kemarau datang lebih awal. Namun, sebaliknya di pulau Sulawesi dan Sumatra, puncak musim kemarau datang lebih lambat.

Durasi musim kemarau di beberapa daerah seperti Jawa, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara akan diprediksi lebih pendek. Sementara durasi musim kemarau di sebagian kecil daerah di Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan Papua lebih panjang.

Dampak Musim Kemarau

Ilustrasi Kapan Musim Kemarau 2025. Sumber: Pexels/Jplenio

Musim kemarau ditandai dengan curah hujan yang menurun. Musim kemarau ini perlu diwaspadai karena dapat membawa dampak negatif. Adapun dampaknya sebagai berikut.

1. Kurang Sumber Air Bersih

Masalah umum yang kerap terjadi saat musim kemarau adalah kurangnya sumber air bersih. Terutama jika terjadi musim kemarau yang berkepanjangan. Untuk menghadapinya, masyarakat perlu mempersiapkan diri dengan hemat air.

2. Tanaman Mengering dan Mati

Tanaman dapat hidup karena air. Jika tidak ada air, maka tanaman mengering dan lama-lama mati.

3. Meningkatnya Polusi

Dampak dari musim kemarau yang berkepanjangan adalah meningkatnya polusi. Hal ini karena kemarau dapat menyebabkan kekeringan, sehingga polusi juga akan meningkat.

Baca juga: Tujuan Pohon Jati Menggugurkan Daun saat Musim Kemarau menurut Sains

Kapan musim kemarau 2025 terjadi di Indonesia? Menurut prediksi BMKG, puncak kemarau akan terjadi pada bulan Juli-Agustus. (FAR)