Konten dari Pengguna

Karangan Nonfiksi Murni: Pengertian dan Ciri-cirinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apa yang dimaksud karangan nonfiksi murni - Sumber: pexels.com/@pixabay/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apa yang dimaksud karangan nonfiksi murni - Sumber: pexels.com/@pixabay/

Memahami apa yang dimaksud karangan nonfiksi murni akan memudahkan dalam membedakannya dengan karangan fiksi. Bila pengertian karangan fiksi adalah tulisan yang dibuat berdasarkan imajinasi, nonfiksi ditulis berdasarkan data dan fakta yang aktual.

Salah satu ciri utama karangan nonfiksi murni adalah keberpihakan pada kebenaran dan keakuratan informasi. Penulisnya berkomitmen untuk menyajikan informasi yang dapat diverifikasi dan terbukti kebenarannya.

Apa yang Dimaksud Karangan Nonfiksi Murni?

Ilustrasi apa yang dimaksud karangan nonfiksi murni - Sumber: pixabay.com/felix_w

Jadi, sebenarnya apa yang dimaksud karangan nonfiksi murni dalam sastra? Karangan nonfiksi murni adalah jenis tulisan yang berfokus pada penyampaian informasi yang faktual, tanpa adanya unsur imajinasi atau fiksi.

Dalam karangan nonfiksi murni, penulis bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas dan akurat tentang topik tertentu kepada pembaca. Jenis karangan ini murni didasarkan pada fakta, data, analisis, dan pendapat yang didukung oleh bukti-bukti konkret.

Berdasarkan buku Super Complete Kelas 4, 5, 6 SD/MI, Meity Mudikawaty, dkk, (2018), ada beberapa hal yang menjadi ciri khas dari karangan nonfiksi murni yang membedakannya dari karangan fiksi. Ciri-ciri tersebut antara lain:

1. Fakta dan Informasi

Karangan nonfiksi murni berfokus pada penyampaian informasi yang faktual dan dapat diverifikasi. Penulisnya bertujuan untuk memberikan pemahaman yang akurat tentang topik tertentu kepada pembaca, dengan mengandalkan data, bukti, dan referensi yang sahih.

2. Kebenaran dan Keakuratan

Karangan ini mengutamakan kebenaran dan keakuratan informasi. Penulisnya berkomitmen untuk menyajikan fakta yang terverifikasi dan didukung oleh bukti konkret, serta menghindari penyimpangan atau manipulasi informasi.

3. Bahasa yang Jelas dan Objektif

Penulisan karangan nonfiksi cenderung menggunakan bahasa yang jelas, lugas, dan objektif. Penulisnya berusaha untuk menghindari interpretasi atau penilaian subjektif yang dapat mengaburkan fakta yang disajikan.

4. Struktur yang Terorganisir

Memiliki struktur yang terorganisir dengan baik, dimulai dari pengantar, diikuti dengan isi yang terdiri dari pembahasan tentang topik, dan diakhiri dengan kesimpulan yang merangkum inti dari pembahasan. Struktur ini membantu pembaca untuk memahami informasi dengan lebih baik.

5. Variasi Topik

Karangan nonfiksi murni terdiri dari berbagai macam topik. Mulai dari sains dan teknologi, sejarah, biografi, ekonomi, politik, hingga gaya hidup dan kesehatan.

Baca Juga: Alasan Semua Hal yang Terkandung dalam Buku Nonfiksi adalah Nyata

Kesimpulannya, apa yang dimaksud karangan nonfiksi murni adalah tulisan yang berisi fakta dibarengi dengan data yang aktual. Karangan nonfiksi berperan penting dalam mendukung pemahaman yang lebih baik tentang berbagai bidang atau aspek dalam kehidupan. (DNR)