Konten dari Pengguna

Kata-kata Bijak untuk Renungan Malam Islami yang Menyentuh Hati

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Renungan malam Islami. Sumber: freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Renungan malam Islami. Sumber: freepik.com

Pada saat malam hari, sering kali orang akan melakukan renungan malam sebelum tidur. Renungan ini bertujuan untuk memikirkan hal apa saj ayang sudah dilakukan pada hari itu. Dengan melakukan renungan malam, maka mental akan menjadi lebih stabil dan terbebas dari pikiran cemas. Dalam ajaran Islam, terdapat banyak kata-kata renungan malam Islami menyentuh hati dan penuh motivasi yang bisa Anda baca setiap malamnya.

Seorang muslim memang dianjurkan untuk melakukan renungan atas kebahagiaan yang mereka dapatkan, terutama harta yang melimpah, keluarga yang sempurna, hingga fisik yang sehat. Semua hal tersebut wajib kita syukuri agar tidak terlena dengan kenikmatan duniawi yang sementara.

Kata-Kata Bijak Renungan Malam Islami yang Menyentuh Hati

Renungan malam Islami. Sumber: freepik.com

Berikut ini adalah kata-kata bijak renungan malam Islami menyentuh hati dan penuh motivasi yang dikutip dari buku Kata-Kata karya Wanto Herwanto dan Amina Bina Ilmiah (2019).

  1. Untuk mendapatkan apa yang diinginkan, kau harus bersabar dengan apa yang kau benci.

  2. Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu.

  3. Orang yang hati bersih, melihat orang dengan kebaikan dahulu. Orang yang hati kotor, melihat orang dengan keburukan dahulu.

  4. Kita adalah makhluk yang suka menyalahkan dari luar, tidak menyadari bahwa masalah biasanya dari dalam.

  5. Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (takdir) dari Allah SWT dengan senang hati.

  6. Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

  7. Hati menjadi resah dan gelisah ketika kita terbiasa berandai-andai dalam menyikapi persoalan hidup.

  8. Dari hal baik, belajarlah untuk bersyukur. Dari hal buruk, belajarlah untuk bersabar.

  9. Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri, karena hasil akhir dari semua urusan di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah. Jika sesuatu ditakdirkan untuk menjauhkan darimu, maka ia tak akan pernah mendatangimu. Namun, jika ia ditakdirkan bersamamu, maka kau tak akan bisa lari darinya.

(Anne)