Kawasan Lingkungan Fisik yang Mudah Diperhatikan dan Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara umum, lingkungan yang ada di sekitar terdiri dari beberapa jenis. Salah satunya adalah lingkungan fisik. Adapun lingkungan fisik yang mudah diperhatikan adalah menyangkut kawasan pesisir dan daratan.
Oleh karena itulah, penting bagi setiap individu untuk memahami kawasan tersebut dengan baik. Pasalnya, lingkungan fisik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan setiap makhluk hidup, termasuk manusia.
Lingkungan Fisik yang Mudah Diperhatikan adalah Menyangkut Kawasan Pesisir dan Daratan, Ini Penjelasannya
Mengutip dari buku Pelestarian Lingkungan Hidup, Sabartiyah (2020:3), pengertian lingkungan hidup merupakan keseluruhan unsur atau komponen yang berada di sekitar individu yang memengaruhi kehidupan dan perkembangan individu yang bersangkutan.
Sedangkan lingkungan fisik merupakan segala sesuatu di sekitar manusia yang berwujud benda mati. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa lingkungan fisik yang mudah diperhatikan adalah menyangkut kawasan pesisir dan daratan. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Daerah Pesisir
Daerah pesisir merupakan daerah yang dekat dengan laut. Salah satu ciri utamanya adalah daerahnya datar dan tanahnya berpasir. Adapun beberapa contoh daerah pesisir antara lain sebagai berikut.
Hutan mangrove
Daerah pasang surut
Daerah estuaria
Padang lamun
Daerah terumbu karang
2. Daerah Daratan
Daerah daratan merupakan wilayah yang letaknya jauh dari laut. Selain itu, daerah daratan juga bisa berupa dataran rendah maupun dataran tinggi atau pegunungan. Umumnya, dataran rendah mempunyai ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut.
Daerah ini memiliki suhu rata-rata sekitar 23-28 derajat celcius. Tak hanya itu saja, dataran rendah juga dialiri banyak sungai. Sungai-sungai inilah yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber pengairan untuk pertanian hingga transportasi.
Beberapa contoh daerah dataran rendah yang ada di Indonesia antara lain sebagai berikut.
Dataran rendah Surakarta
Dataran rendah Semarang
Dataran rendah Banjarmasin
Dataran rendah Madiun
Dataran rendah Palembang
Sementaran dataran tinggi atau pegunungan dapat berupa gunung, tebing terjal. dan lembah yang landai. Dataran tinggi mempunyai ketinggian minimal 500 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara yang cenderung sejuk. Contohnya, seperti dataran tinggi Dieng.
Baca Juga: Mengenal Ciri Lingkungan Fisik Daerah atau Kawasan Pesisir
Dari penjelasannya, bisa disimpulkan bahwa lingkungan fisik yang mudah diperhatikan adalah menyangkut kawasan pesisir dan daratan. (Anne)
