Konten dari Pengguna

Keadaan Perusahaan yang Tidak Memperoleh Laba dan Juga Tidak Menderita Kerugian

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Suatu Keadaan dimana Perusahaan dalam Operasinya Tidak Memperoleh Laba, dan Juga Tidak Menderita Kerugian, Sumber Unsplash/Israel Andrade
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Suatu Keadaan dimana Perusahaan dalam Operasinya Tidak Memperoleh Laba, dan Juga Tidak Menderita Kerugian, Sumber Unsplash/Israel Andrade

Laba dan rugi merupakan risiko yang ada dalam perusahaan. Suatu keadaan dimana perusahaan dalam operasinya tidak memperoleh laba, dan juga tidak menderita kerugian disebut impas.

Tujuan suatu perusahaan adalah untuk memperoleh keuntungan atau laba sebesar-besarnya. Perusahaan juga akan menghindari terjadinya kerugian yang akan menghambat kelangsungan usahanya.

Break Even Point: Suatu Keadaan dimana Perusahaan dalam Operasinya Tidak Memperoleh Laba, dan Juga Tidak Menderita Kerugian

Ilustrasi Suatu Keadaan dimana Perusahaan dalam Operasinya Tidak Memperoleh Laba, dan Juga Tidak Menderita Kerugian , Sumber Unsplash/Dylan Gillis

Suatu keadaan dimana perusahaan dalam operasinya tidak memperoleh laba, dan juga tidak menderita kerugian disebut break even point. Keadaan ini disebabkan oleh total biaya sama dengan total penjualan.

Hal ini dapat terjadi apabila perusahaan di dalam operasinya menggunakan biaya tetap dan biaya variabel. Break even point terjadi apabila volume penjualan hanya cukup untuk menutupi biaya tetap dan biaya variabel.

Apabila penjualan hanya cukup menutupi biaya variabel dan sebagian biaya tetap, maka perusahaan menderita kerugian. Sebaliknya, perusahaan akan memperoleh keuntungan, apabila perjualan melebihi biaya variabel dan biaya tetap yang harus dikeluarkan.

7 Manfaat Break Even Point (BEP)

Ilustrasi Suatu Keadaan dimana Perusahaan dalam Operasinya Tidak Memperoleh Laba, dan Juga Tidak Menderita Kerugian, Sumber Unsplash/LYCS Architecture

Terdapat sejumlah manfaat jika perusahaan mengalami break even point. Berdasarkan buku UKM, Kelayakan Usaha dan Pengukuran Kinerja, Andjar Prasetyo (2016:23), 7 manfaatnya yaitu.

  1. Alat perencanaan untuk menghasilkan laba.

  2. Memberikan berbagai informasi, seperti tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.

  3. Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan.

  4. Mengganti sistem laporan yang tebal dengan grafik, agar mudah dibaca dan dimengerti.

  5. Menganalisa program otomatisasi dimana perusahaan akan beroperasi secara lebih mekanis dan otomatis, serta mengganti biaya variabel dengan biaya tetap.

  6. Menelaah dampak dari perluasan tingkat operasi secara umum.

  7. Untuk membuat keputusan tentang produk baru yang harus dicapai, jika perusahaan menginginkan break even point dalam suatu proyek yang diusulkan.

Baca juga: Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dan Unsurnya

Suatu keadaan dimana perusahaan dalam operasinya tidak memperoleh laba, dan juga tidak menderita kerugian disebut break even point. Hal ini terjadi bila penghasilan sama dengan total biaya.(DK)