Kebijakan Pemerintahan di Masa Khalifah Utsman bin Affan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Utsman bin Affan menjadi khalifah menggantikan Umar bin Khattab. Utsman menjadi seorang khalifah setalah dipilih 5 orang yang menjadi utusan Umar bin Khattan sebelum beliau meninggal. Saat menjadi khalifah, Utsman dikenal sebagai sosok yang tekun, ulet, sabar, dermawan dan cerdas. Berikut kebijakan pemerintahan di masa khalifah Utsman bin Affan.
Kebijakan Khalifah Utsman bin Affan
Setelah meninggalnya Umar bin Khattab pada 26 Dzulhijjah 23 Hijriah, terdapat kekosongan pada posisi pemimpin negara. Sehingga diadakan musyawarah untuk memilih khalifah selanjutnya, yang berakhir dengan dipilihnya Utsman bin Affan sebagai khalifah ketiga. Utsman menjadi khalifah selama 11 tahun 223 hari (24-36 Hijriah). Selama menjadi khalifah, banyak kebijakan yang dikeluarkan Utsman seperti yang dikutip dari buku berjudul Sejarah Peradaban Islam karangan Akhmad Saufi dan Hasmi Fadillah (2015: 101).
1. Kodifikasi Mushaf Alquran
Pada masa pemerintahan khalifah Utsman bin Affan, wilayah Islam sangat luas. Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran akan terjadi perbedaan dalam pembelajaran Alquran di beberapa pelosok daerah.
Salah seorang sahabat bernama Huzaifah bin Yaman melihat perselisihan tersebut. Masing-masing menganggap Alquran yang mereka baca adalah yang paling benar.
Perselisihan tersebut beliau laporkan kepada Utsman. Kemudian Utsman membentuk panitia yang diketuai Zaid bin Tsabit dengan anggota Abdullah bin Zubair dan Abdurrahman bin Harits. Tugas mereka adalah menyalin ulang ayat-ayat Alquran dalam sebuah buku yang disebut mushaf.
Salinan Alquran dikumpulkan menjadi empat. Satu salinan tetap berada di Madinah, sedangkan sisanya dikirim ke Suriah, Basrah dan Kufah. Salinan yang berada di Madinah disebut juga Mushaf Utsmani.
2. Renovasi Masjid Nabawi
Masjid Nabawi didirikan pertama kali oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika pertama kali tiba di Madinah saat berhijrah. Pada awal pembuatan, masjid ini berukuran kecil. Dengan semakin banyaknya umat islam, pada masa khalifah Umar bin Khattab mulai memperluas masjid. Pada masa khalifah Utsman bin Affan memperluas sekaligus memberi bentuk dan corak yang indah.
3. Pembentukan Angkatan Laut
Pada masa khalifah Utsman bin Affan, wilayah islam sudah mencapai Afrika, Siprus hingga konstantinopel. Muawiyah yang menjadi gubernur Suriah mengusulkan kepada Utsman untuk membetuk angkatan laut. Utsman menyetujui usulan tersebut. Kemudian dibuat tentara angkatan laut untuk melindungi keutuhan wilayah Islam.
4. Perluasan Wilayah Islam
Pada masa pemerintahan khalifah Utsman bin Affan wilayah Islam semakin meluas. Wilayah perluasan di masa khalifah Utsmab bin Affan diantaranya:
Perluasan ke Khurasan dibawah pimpinan Sa'ad bin Ash dan Huzaifah bin Yaman
Perluasan ke Armenia yang dipimpin Salam Rabiah Al Bahiy.
Afrika Utara (Tunisia) Abdullah bin Sa'ad bin Abi Sa'ad bin Abi Sarah.
Penaklukan Ray dan Azerbeijan yang dipimpin Walid bin Uqbah.
Itulah kebijakan pemerintahan di masa khalifah Utsman bin Affan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, terutama sebagai pemebelajaran khususnya pada zaman khulafaur rasyidin. (MZM)
