Kedudukan Zakat dalam Islam yang Harus Diketahui Umat Muslim

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zakat adalah salah satu amalan yang wajib dilaksanakan umat Muslim pada bulan Ramadhan ini. Dengan menunaikan zakat, umat Muslim dapat berbagi dengan sesama. Dalam artikel berikut ini, kita akan menyimak penjelasan kedudukan zakat dalam Islam yang harus diketahui umat Muslim.
Jelaskan Kedudukan Zakat dalam Islam
Sebelum menyimak penjelasan kedudukan zakat dalam Islam, kita akan menyimak penjelasan pengertian zakat terlebih dahulu. Mengutip buku Fikih Zakat, Sedekah, dan Wakaf oleh Dr. Qodariah Barkah, M.H.I, dkk (2020: 65), ditinjau dari segi bahasa, kata zakat merupakan (masdar) dari zaka yang berarti berkah, tumbuh, bersih, dan baik. Sesuatu itu zaka berarti tumbuh dan berkembang, dan seseorang itu zaka berarti orang itu baik.
Sebagai suatu ibadah pokok, zakat termasuk dalam salah satu rukun Islam, sehingga keberadaannya dianggap sebagai yang diketahui secara otomatis adanya dan merupakan bagian mutlak dari keislaman seseorang.
Zakat dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 110, yaitu sebagai berikut:
Wa aqimus-salata wa atuz-zakah, wa ma tuqaddimu li'anfusikum min khairin tajiduhu 'indallah, innallaha bima ta'maluna basir
Artinya:
"Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan." (QS. Al Baqarah ayat 110).
Mengutip buku Modul Fikih Ibadah oleh Rosidin (2020: 42), kedudukan dan arti penting zakat dapat dilihat dari beberapa hal seperti berikut:
Zakat adalah rukun Islam yang ketiga, sehingga menjadi salah satu pilar bangunan Islam yang agung.
Allah SWT menyandingkan perintah menunaikan zakat dengan perintah shalat sebanyak 28 kali dalam Al Quran. Ini menunjukkan betapa pentingnya zakat dan tingginya kedudukan zakat dalam Islam. Selain itu, penyebutan kata shalat dalam banyak ayat terkadang disandingkan dengan iman dan terkadang disandingkan dengan zakat, bahkan terkadang tiga-tiganya disandingkan dengan amal shalih dalam urutan yang logis.
Kewajiban zakat berlaku apabila sudah memenuhi 5 (lima) syarat wajib berikut ini:
Islam
Merdeka
Harta milik sendiri
Sudah mencapai satu nishab
Sudah genap satu tahun (haul) harta tersebut dimiliki
Baca juga: 8 Golongan Penerima Zakat Fitrah yang Wajib Diketahui
Itulah penjelasan mengenai kedudukan zakat dalam Islam yang harus diketahui umat Muslim. Zakat adalah salah satu amalan ibadah yang harus dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Oleh karena itu, bagi umat Muslim yang sudah memenuhi syarat segaralah membayar zakat di bulan Ramadhan 2023 ini. (IND)
