Konten dari Pengguna

Kegunaan Jangka Sorong dari Setiap Bagian-bagiannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegunaan jangka sorong. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tima Miroshnichenko
zoom-in-whitePerbesar
Kegunaan jangka sorong. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Tima Miroshnichenko

Jangka sorong adalah alat ukur presisi yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi dan memiliki kegunaan yang banyak. Hal ini disebabkan oleh kegunaan jangka sorong itu sendiri, yaitu memberikan hasil pengukuran yang akurat.

Di sisi lain, setiap bagian memiliki fungsi masing-masing sehingga dapat membuat pengguna untuk mengukur berbagai benda dengan tingkat ketelitian yang tinggi. Dengan kelebihan tersebut, alat ukur ini sangat dipercayai dalam mengukur hal-hal yang kecil.

Kegunaan Jangka Sorong Berdasarkan Bagian-Bagiannya

Kegunaan jangka sorong. Foto hanya ilustrasi, bukan yang sebenarnya. Sumber: Pexels/Thirdman

Mengutip dari buku Praktis Belajar Fisika, Aip Saripudin, dkk, (2007), jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang terdiri atas skala utama, skala nonius, rahang pengatur garis tengah dalam, rahang pengatur garis tengah luar dan pengukur kedalaman.

Pemahaman mendalam terhadap fungsi masing-masing bagian menjadi kunci utama dalam penggunaan jangka sorong secara efektif, menjadikannya alat yang tak tergantikan dalam dunia pengukuran presisi.

Inilah enam kegunaan jangka sorong dari setiap bagian-bagiannya.

1. Rahang Dalam

Dibentuk oleh rahang geser dan rahang tetap, rahang dalam berperan dalam pengukuran bagian interior seperti diameter lubang atau celah pada suatu objek.

2. Rahang Luar

Mempunyai dua komponen, yaitu rahang geser dan rahang tetap, rahang luar difungsikan untuk mengukur dimensi eksterior, seperti diameter, lebar, atau panjang pada suatu bentuk objek tertentu.

3. Tangkai Ukuran Kedalaman

Tangkai ini dapat membuat pengguna untuk mengukur kedalaman suatu benda, seperti kedalaman tabung atau lubang kecil. Fungsi ini menjadikan jangka sorong alat yang sangat fleksibel, cocok untuk berbagai keperluan pengukuran yang melibatkan kedalaman.

4. Skala Utama

Sebagai bagian penunjuk utama, skala utama berfungsi untuk menampilkan hasil pengukuran pokok yang umumnya diukur dalam satuan sentimeter atau inci, dengan panjang skala utama biasanya berkisar antara 15 hingga 17 sentimeter.

5. Skala Nonius

Dalam jangka sorong, skala nonius memiliki peran khusus untuk meningkatkan tingkat akurasi tambahan pada proses pengukuran, yang umumnya disajikan dalam satuan inchi atau milimeter.

6. Baut Pengunci

Baut pengunci pada jangka sorong memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas posisi rahang tetap selama pengukuran.

Dengan mengunci rahang tetap pada tempatnya, objek yang diukur dapat diapit dengan kuat, menghindari pergeseran yang dapat memengaruhi akurasi pengukuran.

Baca juga: Contoh Soal Jangka Sorong beserta Jawabannya

Kegunaan jangka sorong untuk mengukur panjang, diameter, kedalaman, dan ketebalan benda dengan tingkat ketelitian 0,1 mm, dapat membantu dan memastikan hasil kerja yang akurat. Di samping itu, jangka sorong mempunyai bagian-bagian yang memiliki fungsinya sendiri-sendiri. (RIZ)