Kekayaan Hati menurut Hadis Nabi Muhammad saw yang Diriwayatkan Al-Bukhari

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bekerja dan mengumpulkan harta tidak dilarang dalam Islam. Dalam hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan Al-Bukhāri, bahwa maksudnya kekayaan itu adalah kekayaan hati.
Menginginkan harta yang berlimpah merupakan hal yang wajar. Harta bisa digunakan untuk banyak hal yang bermanfaat, misalnya sedekah. Sayangnya, jika tidak disikapi dengan bijak, kekayaan justru bisa membutakan pemiliknya.
Dalam Hadis Nabi Muhammad saw. yang Diriwayatkan Al-Bukhāri, Bahwa Maksudnya Kekayaan Itu adalah Kekayaan Hati
Dikutip dari Dahsyatnya Doa dan Zikir, Harahap dan Dalimunthe (2008:196), dalam pandangan Islam, kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan jiwa dan hati. Dalam hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan Al-Bukhāri, bahwa maksudnya kekayaan itu adalah kekayaan hati.
عن أَبي هريرة - رضي الله عنه - ، عن النبي صلى الله عليه وسلم ، قَالَ لَيْسَ الغِنَى عَن كَثرَةِ العَرَض ،وَلكِنَّ الغِنَى غِنَى النَّفْسِ (متفقٌ عَلَيْهِ)
Artinya: Kaya itu bukanlah banyaknya harta. Namun kaya yang sebenarnya adalah kaya hati. (HR. Bukhari dan Muslim).
Harta-Harta yang Paling Mulia dalam Islam
Uang atau materi bukan merupakan kekayaan yang sebenarnya menurut Islam. Berikut beberapa harta yang paling mulia dalam Islam.
1. Lisan yang Selalu Berzikir
Zikir adalah salah satu ibadah yang diperintahkan oleh Allah Swt. Perintah untuk berzikir ini ada pada surah Al Ahzab ayat 41-42.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ ٤١ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا ٤٢
Artinya: " Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah Allah dengan zikir sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."
2. Hati yang Senantiasa Bersyukur
Umat Islam harus memiliki hati yang senantiasa bersyukur. Dengan bersyukur, maka manusia akan merasa lebih bahagia dan lebih mudah untuk berbagi ke sesamanya.
3. Sabar dalam Menghadapi Cobaan
Manusia juga harus memiliki hati yang sabar dalam menghadapi berbagai cobaan dalam hidup. Allah berfirman.
وَالْعَصْرِۙ ١ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ ٢ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ ٣
Artinya: "Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran." (QS Al Asr ayat 1-3).
Baca juga: 4 Sunnah Sebelum Shalat Idul Fitri yang Pernah Dilakukan Nabi Muhammad saw
Dalam hadis Nabi Muhammad saw. yang diriwayatkan Al-Bukhāri, bahwa maksudnya kekayaan itu adalah kekayaan hati. Kaya hati merupakan bentuk kekayaan yang sesungguhnya dalam Islam. (KRIS)
