Kelebihan dan Kelemahan BUMN sebagai Perusahaan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

BUMN merupakan perusahaan besar yang dikelola di bawah pengawasan negara. Perusahaan ini menjangkau berbagai sektor industri yang umumnya bersifat penting untuk kemaslahatan masyarakat. Di balik kelebihan yang dimilikinya, ternyata masih ada kelemahan BUMN.
Kelebihan dan kelemahan yang dimiliki oleh BUMN bisa menjadi pembelajaran bagi berbagai perusahaan. Dengan demikian, mereka bisa menyuguhkan produk maupun jasa yang lebih baik lagi.
Kelebihan BUMN
Sebelum mengetahui kelemahan BUMN, penting sekali untuk memahami terlebih dahulu macam-macam kelebihan yang dimiliki oleh jenis perusahaan tersebut.
Mengutip buku Manajemen BUMN (Badan Usaha Milik Negera), Maartje Paais & Semuel Souhoka (2021), prinsip BUMN adalah membantu pemerintah dalam melayani masyarakat dengan maksimal.
Adapun kelebihan yang dimiliki oleh badan usaha tersebut di antaranya sebagai berikut:
Membuka jasa layanan publik yang tidak mungkin dilakukan oleh perusahaan swasta karena tidak menghasilkan profit secara ekonomi.
Sarana dan prasarana umum difasilitasi oleh negara.
Memberikan layanan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Memiliki sumber pendanaan yang relatif lebih besar dibandingkan swasta.
Bebas dari monopoli atau politik perusahaan swasta.
Lebi mudah dalam mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak, misalnya seperti koperasi, swasta nasional, hingga swasta asing.
Memberikan sumber pemasukan bagi negara
Kelemahan BUMN
Inilah kekurangan yang dimiliki oleh BUMN:
Sering mengalami defisit karena sifatnya lebih mengutamakan kemaslahatan publik dibandingkan keuntungan ekonomi.
BUMN yang terus mengalami kerugian akan tetap diberikan modal oleh kelangsungan hidupya dari segi finansial lebih sering menjadi beban bagi negara.
Jika modal berasal dari pinjaman luar negeri, maka bunganya juga besar dan sulit dibayar. Hal ini tentunya dapat menyebabkan utang negara semakin menumpuk.
Monopoli negara yang besar dapat mematikan usaha- usaha swasta yang sejenis.
BUMN yang terlalu maju pesat bisa memicu persaingan yang tidak sehat dengan perusahaan swasta.
Baca juga: (Jenis-Jenis Usaha yang Dikelola oleh BUMN di Indonesia)
Kelebihan dan kelemahan BUMN yang dibahas di atas memberikan gambaran bahwa tidak semua perusahaan memiliki nilai sempurna. Berbagai kekurangan yang dimiliki BUMN perlu disiasati agar tidak terlalu merugikan negara. (DLA)
