Kelemahan dan Kelebihan Desentralisasi di Suatu Negara

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan kelemahan dan kelebihan desentralisasi di suatu negara. Desentralisasi dinilai sebagai solusi yang mampu memberikan banyak keterlibatan pada pemerintah daerah. Hal ini dapat mendorong partisipasi masyarakat agar lebih dekat dengan pemerintah.
Meskipun demikian, desentralisasi juga memiliki beberapa celah yang membuatnya patut dipertimbangkan dengan matang sebelum menerapkannya. Oleh karena itu, penting sekali memahami kelebihan dan kekurangannya.
Kelemahan dan Kelebihan Desentralisasi
Jelaskan kelemahan dan kelebihan desentralisasi! Mengutip buku Pengaturan Kewenanganan Pemerintah dan Pemerintah daerah dalam Pemanfaatan Sumber Daya Mineral dan Batu Bara oleh Azmi Fendri (2016), desentralisasi merupakan upaya penyerahan wewenang administrasi dan politik dari pemerintah pusat ke jenjang pemerintah daerah. Adapun penjelasannya yakni sebagai berikut:
1. Kelebihan Desentralisasi
Efisiensi dalam segala hal mengalami peningkatan, terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik pusat maupun daerah.
Adaptasi yang tepat untuk kebutuhan lokal, khususnya saat menghadapi permasalahan mendesak. Alhasil, pemerintah daerah tidak perlu menunggu perintah dari pusat.
Proses pendelegasian wewenang memperingan manajemen pemerintah pusat dalam struktur organisasi. Hal ini dapat mengurangi penumpukan pekerjaan di pemerintahan pusat karena dibantu pemerintahan daerah.
Membangun relasi yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah lokal mempunyai otonomi dalam mengelola sumber dayanya, sedangkan pemerintah pusat mampu mengembangkan strategi ekonomi lebih luas.
Mampu meminimalisir birokrasi yang berdampak negatif karena keputusan bisa segera dilaksanakan. Alhasil, kebijakan bisa diimplementasikan lebih cepat dan efektif.
2. Kekurangan Desentralisasi
Keseimbangan dan keselarasan tujuan cenderung mudah terganggu. Pada sistem yang terdesentralisasi, pemerintah cenderung sulit mengkoordinasikan kebijakan nasional karena setiap daerah mempunyai tujuan yang berbeda-beda.
Desentralisasi berpotensi memunculkan sifat kedaerahan yang menimbulkan penekanan atau peningkatan kepentingan wilayahnya. Hal ini bisa terjadi saat entitas lokal memperoleh lebih banyak otonomi untuk mengelola sumber dayanya.
Membutuhkan lebih banyak waktu untuk melakukan musyawarah karena salah satu masalah dalam sistem desentralisasi yakni risiko perbedaan antar wilayah.
Membutuhkan biaya yang besar karena pemerintah lokal dapat menghadapi kesulitan dalam mengumpulkan dana finansial yang memadai untuk mencukup kebutuhan masyarakatnya.
Besarnya organ pemerintahan membuat struktur pemerintahan menjadi kompleks dan koordinasi dikhawatirkan tidak berjalan lancar. Hal ini berpotensi menyebabkan perbedaan dalam pelaksanaan kebijakan di berbagai wilayah secara signifikan.
Baca juga: Penerapan Konsep Negara Kesatuan dengan Sistem Desentralisasi
Itulah jawaban dari pertanyaan jelaskan kelemahan dan kelebihan desentralisasi. Tentunya, diperlukan pertimbangan yang matang sebelum menerapkan desentralisasi dalam pemerintahan. (DLA)
